TribunMedan/

Inilah Pemancangan Tahap Kedua Pembangunan Pelabuhan Bertaraf Internasional di Samosir

Bupati Samosir Rapidin Simbolon serta tokoh masyarakat di Kabupaten Samosir kembali melaksanakan pemancangan tahap kedua

Inilah Pemancangan Tahap Kedua Pembangunan Pelabuhan Bertaraf Internasional di Samosir
Tribun Medan/Ho
Pembangunan Dermaga di di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Bupati Samosir Rapidin Simbolon serta tokoh masyarakat di Kabupaten Samosir kembali melaksanakan pemancangan tahap kedua pembangunan dermaga kapal feri dan kapal penumpang bertaraf Internasional,  Selasa (21/11/2017)

Pembangunan dermaga yang bertaraf internasional ini terletak di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. 

Pemancangan tahap kedua merupakan komitmen perintah pusat dan seluruh jajaran Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) bersatu padu melaksanakan pembangunan dalam mewujudkan pariwisata internasional di Kawasan Danau Toba. 

Pembangunan Dermaga
Bupati Samosir Rapidin Simbolon serta tokoh masyarakat di Kabupaten Samosir. (Tribun Medan/Ho)

Sebelumnya pemancangan tahap pertama pembangunan dermaga ini sudah dilaksanakan pada Rabu (1/11/2017) lalu.

"Pelabuhan kapal feri ini nantinya adalah pelabuhan yang berkelas internasional di Kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata," ujar Bupati Rapidin Simbolon dalam keterangan tertulisnya kepada Tribun-Medan.com.

Dorongan pembangunan dermaga ini, setelah Bandara Silangit resmi menjadi Bandara Internasional sejak Sabtu (28/10/2017) minggu lalu.

Hal itulah memotivasi pemkab Samosir hingga terus berbenah diri dalam meningkatkan Danau Toba sebagai Wisata Internasional.

Pembangunan Pelabuhan Feri di Samosir
Pembangunan Pelabuhan Feri di Samosir (Tribun Medan/HO)

Bupati Rapidin mengaku, telah mendapat dukungan penuh dari Presiden Jokowi dan Luhut Binsar Pandjaitan melalui Kementerian Perhubungan RI dalam pembangunan pelabuhan feri yang berkelas internasional tersebut.

Sarana dan prasarana pelabuhan feri di Kabupaten Samosir itu akan berintegrasi langsung dengan Bandara Silangit, Tapanuli Utara.

"Dengan adanya hubungan langsung dari Bandara Silangit ke Pelabuhan Feri ini, maka akan terselesaikan masalah durasi waktu tunggu (antrian yang lama) di Pelabuhan Tigaraja dan Pelabuhan Ajibata Parapat menuju Kabupaten Samosir," ungkap Rapidin.

Pemancangan tiang untuk pembangunan Pelabuhan Feri di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Pemancangan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Rapidin Simbolon.
Pemancangan tiang untuk pembangunan Pelabuhan Feri di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Pemancangan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Rapidin Simbolon. (Tribun Medan/HO)
Pembangunan Pelabuhan Feri di Simanindo ini tentu sangat membantu dua pelabuhan yang sudah ada sebelumnya, yaitu Pelabuhan Tigaraja dan Ajibata.

Selama ini hanya dua pelabuhan sebagai tempat bersandar kapal-kapal yang akan membawa warga dan wisatawan yang ingin berkeliling Danau Toba.

Apalagi saat libur Lebaran, biasanya area ini ramai dan macet karena dipenuhi mobil pribadi dan bus-bus umum.

Harga tiket kapal di Pelabuhan Ajibata itu juga lebih mahal karena memang banyak digunakan oleh wisatawan untuk menyeberang ke Tomok, pusat perbelanjaan wisatawan di Pulau Samosir.

Sedangkan di Pelabuhan Tigaraja, tidak terlalu ramai karena pelabuhan ini lebih sering digunakan penduduk sekitar yang ingin menyeberang ke Samosir.

Denah Pembangun Pelabuhan
Denah Pembangun Pelabuhan (Tribun Medan/Ho)
Halaman
12
Penulis: Abdi Tumanggor
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help