TribunMedan/

Nekat Tabrak Polisi, Bandar Sabu Bertato Barong Ditembak Mati

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berulangkali meletuskan tembakan peringatan pada MA, bandar narkoba antar negara

Nekat Tabrak Polisi, Bandar Sabu Bertato Barong Ditembak Mati
Tribun Medan/Array
Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih didampingi Wakasat Narkoba, Kompol Daniel Marunduri memperlihatkan barang bukti sabu yang disita selama penyelidikan, Kamis (23/11/2017). Dalam kasus ini, satu tersangkanya tewas. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berulangkali meletuskan tembakan peringatan pada MA, bandar narkoba antar negara yang membawa paketan sabu seberat satu ons.

MA yang merupakan warga Jalan Mandor No 11, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur ini sempat menabrak petugas dengan motor Yamaha Xeon BK 3803 AFD saat ditangkap di Jalan KL Yos Sudarso, Rabu (22/11/2017) tengah malam.

"Karena tidak mengindahkan peringatan yang kami lakukan, MA terpaksa ditindak tegas. Ia tewas setelah menabrak anggota kami," ungkap Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih didampingi Wakasat Narkoba, Kompol Daniel Marunduri di depan kamar jenazah RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Kamis (23/11/2017) sore.

Ganda mengatakan, penangkapan MA berawal dari temuan narkoba seberat lima kilogram di jasa pengiriman barang J&T yang ada di kawasan Asia Mega Mas.

Baca: Nekat Tikam Polisi, Bandar Narkoba Tewas Ditembak, Tonton Videonya

Sekitar satu bulan yang lalu, MA hendak mengirim sabu seberat erat lima kilogram ke Kota Semarang.

"Ketika paket milik MA hendak diperiksa, ia menolak. Kemudian, ia pergi meninggalkan lokasi pengiriman barang," kata Ganda. Setelah kejadian, pihak J & T menghubungi petugas.

Baca: BREAKING NEWS: ASTAGA! Ada Percikan Api di Media Center Pernikahan Putri Presiden

"Dari rekaman CCTV kami ketahui identitas tersangka. Untuk mengungkap dan menangkap tersangka ini perlu waktu satu bulan lamanya," kata Ganda.

Baca: BREAKING NEWS: PLN Minta Waktu 30 Menit untuk Perbaiki Korleting Listrik di Media Center

Setelah mendapati identitas tersangka, polisi pun mengintai pria bertato barong ini.

Tepat Rabu malam, tersangka pun ditangkap, meski sebelumnya menabrak petugas.

"Dari saku celana tersangka didapati satu ons sabu. Kami sita juga dua unit helm yang kerap digunakan tersangka ketika datang ke kantor pengiriman barang," kata Ganda.(*)

Penulis: Array A Argus
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help