TribunMedan/

Polisi Masih Kejar Sopir Bus ALS yang Masuk ke Jurang

Kasat Lantas Polres Tapanuli Selatan, AKP Muriyasnal mengatakan, berdasarkan keterangan saksi kecelakaan diduga karena supir mengantuk.

Polisi Masih Kejar Sopir Bus ALS yang Masuk ke Jurang
Bus ALS yang mengalami kecelakaan usai masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara
 
TRIBUN-MEDAN.COM, SIPIROK - Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) masuk jurang di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Hasobe, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Kamis (23/11/2017) pagi.

Akibatnya, tiga orang tewas dan 29 orang luka-luka.

Kasat Lantas Polres Tapanuli Selatan, AKP Muriyasnal mengatakan, berdasarkan keterangan saksi kecelakaan diduga karena supir mengantuk.

Selain itu, setir dan rem bus juga tidak berfungsi baik.

"Berdasarkan keterangan para saksi, supir bus juga diduga mengantuk. Rem dan stirnya juga tidak berfungsi dengan baik. Bahkan, sebelum kejadian, bus naas ini juga sudah beberapa kali masuk beram," terangnya melalui sambungan telepon selular, Kamis (23/11/2017).

Baca: Tiga Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS Sudah Dipulangkan ke Rumah Duka

Katanya, sampai saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

Sampai berita ini diturunkan, disebutkannya supir bus melarikan diri dan Polres Tapsel masih melakukan pengejaran terhadap pengemudi tersebut.

Peristiwa nahas ini terjadi Kamis (23/11/2017) pukul 04.00 WIB.

Bus ALS tersebut datang dari Medan menuju Padangsidempuan mengangkut 32 penumpang.

Bus diduga kehilangan kendali dan terjun ke jurang kedalaman 22 meter.

Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB.
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. (Facebook/Amar Hafaz)

 
Tiga penumpang meninggal dunia atas nama Bisma Sari Siregar (70) warga Mandailing Natal, Sumut, Taufik (57) warga Suka Maju, Medan Johor, dan Ahmad Khumar (24) warga Mandailing Natal.

Sementara korban lainnya mengalami patah rulang dan luka berat. Mereka dirawat di RSUD Sipirok.

"Mereka langsung kita evakuasi ke RSUD Sipirok. Satu meninggal di TKP dan dua lagi meninggal di Rumah Sakit," tuturnya.(*)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help