Korupsi e KTP

Ternyata Banyak Dana Setya Novanto Dipakai Urusan Partai Golkar, Hingga Akbar Tanjung Minta Begini!

Politisi senior Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari menilai, Partai Golkar saat ini tidak bisa dilepaskan dari politik uang..

Ternyata Banyak Dana Setya Novanto Dipakai Urusan Partai Golkar, Hingga Akbar Tanjung Minta Begini!
Kompas.com/Robertus Belarminus
Ketua DPR RI Setya Novanto, Senin (20/11/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Politisi senior Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari menilai, Partai Golkar saat ini tidak bisa dilepaskan dari politik uang dalam proses pemilihan ketua umum.

Siapa saja yang ingin terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar harus memiliki kekayaan berlimpah.

"Saya tidak berlebihan, yang mempelopori politik uang itu Partai Golkar. Itu kenyataan," kata Hajriyanto dalam acara seminar ulang tahunke-80 Jusuf Wanandi, di Jakarta, Kamis (23/11/2017).

"Pahit memang saya katakan itu, tapi saya rasa itu kenyataan. Memimpin Golkar memang harus berbondho-bondho (berharta)," tambah Wakil Ketua MPR ini.

Hajriyanto kemudian menyinggung kepemimpinan Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar.

Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Menurut dia, Novanto adalah sosok pendiam yang tak pernah melontarkan kritik. Saat terjadi dualisme kepemimpinan di tubuh Golkar, Novanto hanya sedikit bicara. 

Namun, Hajriyanto mendengar kabar bahwa saat ini sejumlah pembiayaan partai Golkar berasal dari kantong pribadi Novanto.

 

"Saya dengar dari orang dalam, banyak hal terkait pembiayaan partai itu dari Pak Novanto. Banyak karena berbondho tadi," ujar Hajriyanto.

Hajriyanto pun mendorong Golkar melakukan pembenahan setelahNovanto kini menjadi tersangka korupsi e-KTP dan tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menurut dia, tidak ada jalan lain kecuali pergantian ketua umum.

"Kalau tidak Golkar akan masuk ke linggau sejarah," ujar dia.

Otto Hasibuan berharap, saksi meringankan bisa datang dari teman-teman Novanto di DPR.(Kompas TV)
 
Akbar Tandjung Harap Golkar Daerah Bergerak Ganti Setya Novanto
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung mendorong pengurus Golkar di daerah untuk bergerak menuntut pergantian Setya Novanto dari posisi ketua umum Partai Golkar.

Akbar mengaku sudah dihubungi oleh sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar tingkat provinsi.

Pengurus Golkar di daerah merasa tidak nyaman dengan posisi Setya Novanto yang saat ini berstatus tersangka kasus korupsi E-KTP dan juga tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Ya DPD I kan juga sudah menyampaikan beberapa pendapat dan saya juga sudah pernah dihubungi oleh mereka. Ya saya bilang, 'Ya kalian dong, kalian kan yang punya basis secara organisasi untuk menyampaikan pendapat-pendapatnya'," kata Akbar di Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto berada di mobil tahan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto berada di mobil tahan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Menurut Akbar, pengurus DPD 1 khususnya yang ada di Pulau Jawa bisa mengumpulkan DPD dari luar Jawa.
Para pengurus DPD ini kemudian bisa menyamakan persepsi mengenai upaya penyelamatan Partai Golkar.
Bahkan, Akbar menyebut 34 DPD di Indonesia bisa menginisiasi musyawarah nasional Luar biasa, forum tertinggi di Partai Golkar untuk memilih ketua umum.
"Kalau mereka sudah melihat jalan terbaik segera diadakan munaslub," ucap Akbar.
Akbar mengatakan, saat ini pengurus Golkar di daerah menjadi satu-satunya harapan untuk mendorong munaslub.
Sebab, rapat pleno DPP Partai Golkar pada Selasa (21/11/2017) memutuskan untuk mempertahankan Novanto sampai adanya putusan praperadilan.
Akbar menyesalkan keputusan rapat itu.
Menurut Akbar, Partai Golkar harusnya memperhatikan kehendak rakyat dan konstituen yang ingin Setya Novanto diganti.
"Golkar harus mempersiapkan diri menyiapkan kepemimpinan baru. Kalau tidak saya takut betul ini kiamat bagi Golkar," kata Akbar. (Kompas.com/Ihsanuddin)
Artikel sudah tayang di Kompas.com dengan judul:  Hajriyanto: Banyak Hal Terkait Partai yang Dibiayai Setya Novanto
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help