Tiga Bulan Berhasil Kabur, Sindikat Pembobol Rumah Akhirnya Ditangkap Polisi

"Kepada Heri terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kakinya, karena pelaku mencoba melarikan diri

Tiga Bulan Berhasil Kabur, Sindikat Pembobol Rumah Akhirnya Ditangkap Polisi
Tribun Medan/Dedy
Heri alias Tapel dengan kaki diperban, sindikat pembobol rumah ditembak petugas Reskrim Polres Simalungun. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Unit Jatanras Reskrim Polres Simalungun mengungkap empat kawanan sindikat pembobol rumah milik Sugianto (47), Wiraswasta, di Pematang Kerasaan, Kabupaten Simalungun.

Satu orang ditembak petugas karena berupaya kabur dan melawan petugas.

Empat tersangka kasus ini adalah Kiki Pratama Alias Kiki (24), Agus Pramana Alias Agus (30), Suriady Alias Ady (44), dan Heri Sihotang Alias Heri Alias Tapel (35).

"Kepada Heri terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan kakinya, karena pelaku mencoba melarikan diri dan melawan saat pengembangan terkait kejahatan yang dilakukannya," kata Damos, Jumat (24/11/2017).

Baca: Pernikahan Bobby-Kahiyang Ayu, Tidak Akan Ada Penutupan Jalan di Sepanjang Ringroad

Peristiwa pembobolan rumah ini berawal pada hari Minggu (27/8/2017).

Sekira pukul 04.30 WIB istri Sugianto, Ismawani bangun dari tidurnya dan melihat ada bekas jejak kaki di lantai ruang tengah.

Ismawani seketika itu membangunkan korban dan mengatakan jika rumah mereka telah dimasuki pencuri.

Setelah dicek, ditemukan pintu samping rumah sudah terbuka dan ada bekas congkelan pada pintu tersebut.

Setelah mengecek benda berharga milik mereka, beberapa barang diketahui hilang diduga diambil oleh pelaku.

Ada pun barang berharga yang raib yakni berupa uang tunai milik istri korban sekitar Rp 5 Juta, seunit Laptop Merk Acer Aspire E14, tiga unit handphone (merk Nokia, merk OPPO F1s dan merk Samsung Galaxy J2 Dual SIM warna silver).

Atas peristiwa tersebut, korban melaporkannya ke Polres Simalungun sesuai dengan Laporan Polisi nomor : LP/ 266/ XI/ 2017/ SU/ Simal, tanggal 22 Nopember 2017, tentang terjadinya tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, pada hari Rabu (22/11/2017) sekira pukul 17.00 WIB unit lidik Jatanras yang dipimpin Kanit Jatanras Iptu Zikri Muamar mendapat petunjuk bahwa salah satu Handphone milik korban merk Samsung J2 warna silver berada di tangan seorang laki-laki diketahui bernama Kiki Pratama Alias Kiki. Warga Kampung Kucingan Nagoair Sei Mangkei Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun.

Di hari yang sama, sekira pukul 19.00 WIB Kiki Pratama berhasil dimankan dari rumahnya bersama seunit handphone merk Samsung J2 warna silver sesuai dengan milik korban.

Kiki mengaku membeli handphone dari Agus Pramana Alias Agus.

"Jatanras kemudian langsung mengejar Agus dan sekira pukul 19.30 WIB, ia juga berhasil diamankan dari rumahnya. Agus kembali menerangkan disuruh menjual seunit handphone merk Samsung J2 warna silver itu oleh Ady. Sekira pukul 20.30 WIB Suriady Alias Ady diamankan di Jalan Umum Simpang Mayang Kelurahan Perdagangan I Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun," katanya.

Interogasi kepada Ady, petugas kembali mengakui bahwa ia membeli seunit handphone merk Samsung J2 warna Silver dari Heri Alias Tapel. Warga Simpang Pelita Nagori Pematang Kerasaan Rejo Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

Heri pun diamankan pada hari Kamis (23/11/2017) sekira pukul 21.15 WIB.

Heri Alias Tapel berhasil diringkus dari samping rumahnya di Huta IV Nagori Pematang Kerasaan Rejo Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved