Home »

News

» Jakarta

Korupsi e KTP

Usai Kalah Debat Publik di Tv, Pengacara Setya Novanto Ancam Mahfud MD Bakal Dilaporkan ke Polisi

Ia menilai, pernyataan Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD yang menyebut kliennya berpura-pura sakit merupakan suatu fitnah.

Usai Kalah Debat Publik di Tv, Pengacara Setya Novanto Ancam Mahfud MD Bakal Dilaporkan ke Polisi
Capture Youtube.com
Pengacara Setya Novanto dan Mahfud MD di acara talk show. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Usai menggelar acara talk show di salah satu program siaran televisi swasta, 21 November 2017, pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengancam Mahfud MD ke polisi.

Dalam debat pendapat di acara talk show itu, disebutkan bahwa "Prof Mahfud MD Bungkam Kedua Pengacara Setya Novanto".

Hal itu sesuai dengan judul yang dicantumkan 'Indonesia Lawyers Club'.

Menurut Fredrich, pernyataan Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD yang menyebut kliennya berpura-pura sakit merupakan suatu fitnah.

Ia menganggap, pernyataan Mahfud MD itu telah merugikan kliennya.

Hal ini menanggapi pernyataan Mahfud bahwa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bisa memutuskan bahwa Novanto melanggar etika karena pura-pura sakit untuk menghindari proses hukum.

"Dia emang dokter, emang dia tahu, dia itu kan melemparkan isu yang merugikan klien saya. Apakah dia dokter, bukan kan, dia kan mantan hakim-kan. Dia kan dulu orang partaikan, politikus, pernah anggota DPR, terus haknya apa dia melemparkan isu mengatakan bahwa sakitnya pura-pura," kata Fredrich, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/11/2017).

Mantan Ketua MK Mahfud MD Ketika Ditemui di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Rabu (27/9/2017).
Mantan Ketua MK Mahfud MD Ketika Ditemui di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Rabu (27/9/2017). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR )

Fredrich bahkan mengancam, bila Mahfud tidak bisa membuktikan Novanto hanya berpura-pura sakit, dia akan melaporkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu ke kepolisian.

"Kalau dia dalam hal ini tidak bisa membuktikan berarti dia melakukan pencemaran nama baik kan, saya laporkan ke polisi," ujar Fedrich.

Dia mempertanyakan kapasitas Mahfud yang mendorong MKD untuk memberhentikan Novanto dari jabatan sebagai Ketua DPR.

Halaman
12
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help