TribunMedan/

Wow, Sumber Air Hangat Pangururan Bisa Rebus Telur, Mau Coba?

Pemandian air hangat Pangururan menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang di Kabupaten Samosir

Wow, Sumber Air Hangat Pangururan Bisa Rebus Telur, Mau Coba?
Tribun Medan/Tommy
Pemandian air hangat yang didirikan oleh warga Pangururan, Kabupaten Samosir, Jumat (24/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Pemandian air hangat Pangururan menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang di Kabupaten Samosir.

Air hangat yang mengandung belerang ini bersumber dari kaki gunung pusuk buhit. Ada dua sumber air hangat yang digunakan warga untuk disalurkan ke pondok pemandian.

Saat Tribun mengunjungi sumber air hangat tersebut, bau belerang sangat terasa. Bukit kapur yang putih menjadi pemandangan sepanjang jalan.

Menariknya, setiap batu yang terdapat di sekitaran sumber air hangat mengeluarkan asap. Semakin dekat ke sumber air, asap tersebut semakin tebal. Airnya juga menunjukkan suhu yang cukup tinggi.

Air tersebut juga terus mengeluarkan gelembung.

Baca: Mandi Air Panas Bisa Bakar Kalori? Mitos Atau Fakta Sih?

Sepanjang jalan yang dipenuhi batu besar, kita akan melihat belasan pipa. Pipa ini sebagai saluran menuju kolam. Pipa ini menampung air pancuran gunung.

Seorang pemilik kolam air hangat, Boru Tobing mengatakan telah 25 tahun membuka usaha kolam air hangat. Sembari membenarkan pipanya yang tersebut oleh tumpukan belerang, Boru Tobing mengataka airnya terus mengalir.

"Kalau untuk rebus telur di sini bisa, langsung masak. Karena airnya masih sangat panas dari sini,"ujarnya seraya melangkah ke dalam menembus asap yang tebal, Jumat (24/11/2017).

"Namun akhir-akhir ini, sumber airnya sedikit. Tidak begitu banyak mengalir,"tambahnya.

Ada puluhan rumah warga yang menyediakan kolam air panas. Rumah tersebut tak hanya dibawah, juga ada di atas bukit. Untuk menikmati air panas ini, pengunjung tak dikenakan biaya masuk. Namun, wajib bagi pengunjung untuk makan atau minum di warung pemilik kolam.

"Pengunjung yang ramai datang itu pada hari sabtu dan minggu. Kadang ada juga ada yang dari luar Sumut,"katanya.

Pemandian air panas ini berdekatan dengan jasa penginapan atau hotel. Hampir seluruh penginapan berada di pinggir Danau Toba.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help