TribunMedan/

Korupsi e KTP

Pengacara Novanto Mengaku Sudah Menyelamatkan Muka Kepolisian, Hingga Ia Pun Dihormati Institusi Itu

Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menceritakan pengalamannya saat membela Budi Gunawan pada 2015 lalu.

Pengacara Novanto Mengaku Sudah Menyelamatkan Muka Kepolisian, Hingga Ia Pun Dihormati Institusi Itu
TRIBUNNEWS.COM
Fredrich Yunadi, pengacara Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, menyarankan kliennya untuk tidak menghadiri panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menceritakan pengalamannya saat membela Budi Gunawan pada 2015 lalu.

Saat itu, Komjen Budi Gunawan yang dipilih Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Kapolri ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan rekening gendut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Fredrich selaku pengacara Budi lantas mengajukan praperadilan melawan KPK.

Hakim tunggal Sarpin Rizaldi pun mengabulkan permohonan praperadilan dan membebaskan Budi dari status tersangka.

Fredrich mengaku, saat itu dia sama sekali tidak mendapatkan bayaran dari Budi.

"Saya waktu bela Pak BG enggak dikasih apa-apa," kata Fredrich seperti ditayangkan dalam akun YouTube Najwa Shihab, Jumat (24/11/2017).

Hal ini disampaikan Fredrich saat ditanya Najwa mengenai honornya menjadi pengacara.

Meski tak dibayar oleh Budi Gunawan, Fredrich tetap merasa puas karena mendapatkan nama baik.

Meskipun gagal menjadi Kapolri, kini Budi Gunawan ditunjuk Presiden menjadi Kepala Badan Intelijen Negara.

Pangkat Budi juga dinaikan menjadi Jenderal bintang empat.

Halaman
12
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help