TribunMedan/

Gelapkan Uang DP 179 Mobil, Perempuan Ini Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Tuntutan itu dibacakan Nelson pada persidangan dalam perkara penggelapan uang Down Payment (DP) pembelian 179 unit mobil

Gelapkan Uang DP 179 Mobil, Perempuan Ini Dituntut 3,5 Tahun Penjara
Tribun Medan/Mustaqim
Rayana Simanjuntak, terdakwa kasus penggelapan uang DP pembelian 179 unit mobil KPUM saat mendengarkan tuntutan di Ruang Kartika PN Medan, Kamis (30/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nelson menuntut terdakwa yang merupakan mantan Ketua II Koperasi Pengakutan Umum Medan (KPUM), Rayana Simanjuntak dengan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara.

Tuntutan itu dibacakan Nelson pada persidangan dalam perkara penggelapan uang Down Payment (DP) pembelian 179 unit mobil yang berlangsung di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (30/11/2017).

"Meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhi hukuman terhadap terdakwa dengan penjara selama 3 tahun dan 6 bulan penjara," sebut Nelson.

JPU menilai perbuatan terdakwa disebut telah melanggar Pasal 378 KUHPidana tentang Penipuan.

Setelah pembacaan tuntutan itu, terdakwa melalui Penasihat Hukumnya Onan Purba menyatakan mengajukan nota pembelaan (Pledoi).

Baca: Suporter Boikot, Acara Penyambutan Kedatangan Pemain PSMS Sepi, Tonton Videonya

"Kami minta diberi waktu kepada majelis untuk mengajukan pembelaan selama satu minggu," kata Onan.

Mendengar penyampaian tersebut, maka Ketua Majelis Hakim Janverson Sinaga kemudian menutup sidang dan akan kembali membuka sidang dengan agenda pledoi pada Kamis (7/12/2017) mendatang.

Kasus ini berawal pada tahun 2015. Ketika itu, anggota KPUM membayar DP Rp 19,5 juta per unit untuk pembelian 179 mobil Suzuki APV.

Baca: Miris! Begini Perbandingan Sambutan Suporter pada Pemain PSMS Medan dan Persebaya

Pembelian mobil itu dilakukan untuk peremajaan armada angkutan kota dibawah naungan KPUM. Pasalnya, moyaritas armada sudah rusak dan tak layak dipakai.

Para pembeli pun membayar DP seperti yang diminta. Kemudian, KPUM bekerjasama dengan PT Trans Sumatera Agung.

Ada 6 tahap pengambilan mobil yang disetorkan KPUM ke PT Trans Sumatera Agung (TSA). Namun, KPUM hanya memberikan DP sebesar Rp 16,5 juta per unit kepada PT TSA.‎(*)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help