TribunMedan/

Mayoritas Ingin Jokowi Dua Periode, Wapresnya Bukan Gatot Nurmantyo, tapi Ini

Presiden Joko Widodo kembali dinanti untuk menjadi presiden pada periode 2019-2024.

Mayoritas Ingin Jokowi Dua Periode, Wapresnya Bukan Gatot Nurmantyo, tapi Ini
Biro Pers Setpres
Presiden Jokowi mendadak berhenti di Pasar Aksara Medan, eks pedagang langsung mengerumuninya 

Sedangkan jika diajukan pertanyaan tertutup dan capres dibatasi enam nama, elektabilitas Jokowi meningkat menjadi 44,9 persen.

Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih diprediksi menjadi pesaing utama Jokowi pada Pemilu 2019.

Berdasarkan pertanyaan terbuka, elektabilitas Prabowo berada di angka 12,1 persen. Jika didasarkan pada pertanyaan tertutup dan jumlah capres dibatasi 16 capres, elektabilitas Prabowo naik menjadi 13,6 persen.

Baca: Tersebar Video Evelyn Ciuman Mesra dengan Dera Siagian, Netizen: Tanda-tanda Kiamat!

Baca: Elly Sugigi Pamer Foto Bareng Cowok Tampan Mirip Sang Mantan

Sedangkan jika jumlah capres dibatasi 6 nama, elektabilitas Prabowo naik tak signifikan menjadi 13,8 persen.

"Tren elektabilitas Joko Widodo sejak 2015-2017 perlahan semakin meningkat. Meski sempat melemah pada September 2015. Sementara elektabilitas Prabowo Subianto sejak 2015-2017 mengalami fluktuasi," ujar Qodari.

"(Prabowo) sempat naik pada September 2015 dan melemah pada Oktober 2016. Pada Maret 2017 sempat beranjak namun melemah kembali pada November 2017," tutur dia.

Survei Indo Barometer dilaksanakan pada 15-23 November 2017 di 34 provinsi di Indonesia. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca: Foto Prewedding Berikut Tampak Begitu Indah, Namun Proses Pembuatan di Baliknya Bikin Terperangah

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help