TribunMedan/

Dakwaan JPU tak Rinci, Terdakwa Korupsi Buku Rumah Ibadah Ajukan Eksepsi

"Kami nilai dakwaan jaksa ada yang tidak jelas. Jaksa tidak dapat merinci unsur yang menguntungkan diri bagi klien saya itu dimana

Dakwaan JPU tak Rinci, Terdakwa Korupsi Buku Rumah Ibadah Ajukan Eksepsi
Tribun Medan/Mustaqim
Mantan BPAD Sumut, Hasangapan Tambunan (kanan baris kedua) beserta enam terdakwa lain saat mendengarkan dakwaan JPU di Ruang Cakra IV Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Senin (4/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Setelah didakwa melakukan tindak pidana korupsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), mantan Kepala BPAD Sumut, Hasangapan Tambunan akan mengajukan nota pembelaan (Eksepsi).

Hal itu disampaikan penasihat hukumnya, Morgan Harahap seusai persidangan di Ruang Cakra IV Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Senin (4/12/2017) sore.

"Kami nilai dakwaan jaksa ada yang tidak jelas. Jaksa tidak dapat merinci unsur yang menguntungkan diri bagi klien saya itu dimana. Tidak ada diuraikan dalam berkas dakwaan," sebut Morgan.

Ia menyebutkan JPU menyebutkan ada kerugian negara Rp 1,1 miliar lebih tapi tidsk dapat merincikan letak kerugian dalam kegiatan pengadaan buku tersebut.

Sementara itu, JPU Adlina menyebutkan selain merugikan keuangan negara, penuntut umum juga menyoroti mekanisme lelang yang direkayasa.

Baca: Jalani Sidang Perdana Korupsi Buku Rumah Ibadah, Mantan Kepala BPAD Sumut Tutupi Wajahnya

"Perusahaan pemenang lelang dalam kegiatan pengadaan buku di BPAD Sumut yang ditampung dalam APBD Tahun Anggaran 2014 sudah ditentukan terlebih dahulu," ungkapnya saat dikonfirmasi.

Seperti diketahui terdakwa bersama enam orang lainnya disebut melakukan ‎tindak pidana korupsi pada Kegiatan Pengadaan Buku Perpustakaan Rumah Ibadah, Pengadaan Buku Perpustakaan Pondok Pesantren, dan Pengadaan Buku Perpustakaan Keliling yang dananya bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) ‎2014, senilai Rp 11 miliar.(*)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help