TribunMedan/
Home »

Sport

Kejurda Catur Piala Gubsu Akan DIgelar, Ajang Pencari Atlet menuju Kejurnas dan PON 2020

seluruh atlet dari 33 kabupaten/kota akan ikut serta dalam Kejurda yang telah lama tidak berlangsung di Sumut ini.

Kejurda Catur Piala Gubsu Akan DIgelar, Ajang Pencari Atlet menuju Kejurnas dan PON 2020
Tribun medan/victory
Temu pers Kejurda catur Piala Gubsu, Ketua panitia, BOTB Sihombing (tengah) bersama Wakil Ketua panitia, Timur Panjaitan dan sekretaris panitia, Agus Sialagan di Plaza Medan Fair, Medam, Selasa (5/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.COM- Menghadapi Kejuaraan Nasional 2018, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Sumatera Utara menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Piala Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi di Aula Hotel Siantar, Pematangsiantar, 8 - 12 Desember 2017.

Ketua panitia Kejurda Catur Piala Gubsu, Drs BOTB Sihombing mengatakan, seluruh atlet dari 33 kabupaten/kota akan ikut serta dalam Kejurda yang telah lama tidak berlangsung di Sumut ini.

"Kami kepengurusan Percasi Sumut akan menggelar Kejurda Catur yang diikuti atlet-atlet dari 33 Kabupaten/kota. Sudah lama Percasi Sumut gak pernah menggelar kejurda. Walaupun waktunya sangat sempit, tapi berlandaskan semangat bersama, tak ada yang tak bisa," katanya saat temu pers di Plaza Medan Fair, Medam, Selasa (5/12/2017).

Baca: Sudah Digagahi lantas Dibunuh, Jenazah TKW Dipulangkan ke Sidikalang

Baca: Soal Siswa Siluman, Surat Sanksi Kepsek SMAN2 Sudah Diteken, tapi Tak Kunjung Diserahkan

Sihombing menjelaskan, panitia telah menjalin komunikasi dengan para pengurus Percasi Kabupaten/kota. Hasilnya, antusiasme ditunjukkan pengurus kabupaten/kota. "Kita sudah berbincang dengan beberapa daerah. Kita berupaya 33 kabupaten/kota itu semua ikut mengirimkan wakilnya, karena kejurda ini merupakan tahapan prestasi," jelasnya.

Ia menegaskan, bahwa setiap atlet perlu melalui gelaran Kejurda, sebagai penyeleksian untuk pecatur Sumut dipersiapkan baik di ajang Kejurnas maupun PON. "Kita tak inginkan atlet itu jago pun dia bermain di turnamen-turnamen tapi kalau tidak melalui Kejurda, itu tidak kan bisa menjawab kebutuhan dia jika ingin ke depannya mengikuti kejurnas atau PON," tegasnya.

Disaat bersmaaan, Timur Panjaitan menambahkan persiapan saat ini sudah mantap dan tinggal melakukan pelaksanaan. "Sudah memasuki persiapan akhir. Komunikasi Kepada pengcab juga sudah dan sudah 50-60 persen mereka mengirimkan wakilnya. Biasanya hari H akan ramai juga," terangnya.

Direncanakan Kejurda akan diikuti atlet berprestasi yang dimiliki Sumut. Hal ini untuk membangkitkan gairah catur yang ada di Sumut untuk dapat berkata banyak di event nasional.

"Kejurda ini impian dari semua atlet catur. Jadi mereka beradu di rel sebenarnya karena ini seleksi untuk kejurnas. Jenjang di mana semua juara dalam semua kategori dipersiapkan menghadapi Kejurnas tahun 2018. Kita mau catur Sumatera Utara bangkit, tentu tidak bisa dilepaskan dari peran pemerintah Sumut. Kita ingin kembali meraih emas di PON setelah Johannes Simbolon (alm) tahun 2008," pungkasnya.(cr10/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help