Kesehatan

Selain Mengobati Penyakit Kanker, Ternyata Singkong Juga Bermanfaat untuk Kesehatan Lainnya Ini!

Penyakit kanker selalu memiliki gejala, namun pada tahap awal gejala tersebut seringkali tidak terasa sehingga si penderita....

Selain Mengobati Penyakit Kanker, Ternyata Singkong Juga Bermanfaat untuk Kesehatan Lainnya Ini!
Kolase Tribun Medan
Singkong 

TRIBUN-MEDAN.COM - Penyakit kanker dapat muncul akibat banyak faktor, di antaranya yang paling dominan adalah makanan junkfood dan pola hidup yang tidak sehat.

Penyakit kanker selalu memiliki gejala, namun pada tahap awal gejala tersebut seringkali tidak terasa sehingga si penderita tidak menyadarinya.

Setelah memasuki tahap lanjut barulah diketahui ada sel kanker yang berkembang di dalam tubuh.

Sayangnya pengobatan akan menjadi lebih sulit karena bisa jadi sel kanker telah menyebar.

Meski begitu tetap ada jalan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kesembuhan walaupun memakan waktu yang lebih lama.

Pengobatan penyakit kanker dapat dilakukan secara medis maupun menggunakan tanaman herbal.

Ada banyak pasien yang takut menjalani operasi dan kemoterapi memilih untuk mencoba pengobatan menggunakan obat-obatan berbahan herbal.

Dengan adanya temuan mengenai manfaat singkong untuk kanker, tentu ini menjadi harapan baru bagi para penderita kanker untuk mencoba menjalani pengobatan secara alami.

Singkong diketahui dapat mengatasi kanker kandung kemih dan kanker prostat, namun bukan berarti singkong tidak memberikan pengaruh terhadap penyakit kanker yang lain.

Singkong terutama yang diolah dengan cara direbus juga dapat membantu mencegah munculnya sel kanker dalam tubuh.

Singkong rebus sangat mudah untuk disiapkan, dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Meski belum ada penelitian lebih lanjut mengenai kejelasan manfaat tersebut, tidak ada salahnya untuk membiasakan diri mengkonsumsi singkong rebus.

Lalu apa saja yang dapat dilakukan singkong rebus untuk melawan sel kanker? Bagaimana dengan proses kerjanya?

Yuk simak penjelasan berikut ini: 

1. Singkong Rebus Dapat Mengobati Penyakit Kanker

Singkong mengandung vitamin B17 atau biasa disebut juga amygdaline, yaitu sebuah senyawa dalam bentuk glikosida. Vitamin 17 dapat diekstrasi, dan hasil ekstraksi tersebut dinamakan laetrile.

Hingga saat ini senyawa laetrile sering digunakan sebagai obat-obatan dalam menyembuhkan penyakit kanker oleh tim medis.

Vitamin B17 berfungsi untuk memudahkan penguraian dan penyerapan nutrisi di dalam tubuh.

Singkong rebus juga sering menjadi salah satu jenis makanan yang dijadikan menu untuk pasien penderita kanker di rumah sakit.

2. Singkong Rebus Ampuh Membunuh Sel Kanker

Sel kanker merupakan sel yang belum matang, yang memiliki enzim berbeda dengan enzim sel normal.

Jika vitamin B17 tergabung dengan enzim sel normal, maka vitamin tersebut akan diuraikan menjadi 3 gula.

Sementara jika vitamin B17 tergabung dengan enzim sel kanker, maka vitamin tersebut akan diuraikan dalam bentuk 1 gula, 1 benzaldehida dan 1 asam hidrosianik.

Asam hidrosianik yang terbentuk ini akan menyerang dan membunuh sel kanker secara lokal hingga tuntas.

Keampuhan singkong rebus ini hampir sama dengan biji aprikot yang juga mengandung vitamin B17.

3. Kerjasama Antara Vitamin B17 dan Vitamin Lainnya Dalam Mengatasi Sel Kanker

Dalam beberapa pengujian di laboratorium, diketahui bahwa vitamin B17 dapat bekerja secara berkesinambungan dan saling berkaitan dengan beberapa vitamin, seperti vitamin A, vitamin B15, vitamin C, dan vitamin E.

Selain itu vitamin B17 juga dapat bekerjasama dengan enzim pankreas untuk mengurai sel kanker dalam tubuh.

Karena itu, vitamin B17 tidak hanya menyerang sel kanker secara langsung, namun juga bersinergi dengan vitamin lainnya dan juga enzim untuk menghilangkan sel kanker.

4. Singkong Rebus Bermanfaat Sebagai Anti Kanker

Singkong rebus tidak hanya membantu menghilangkan sel kanker pada tubuh si penderita, namun juga membantu mencegah sel kanker muncul dan berkembang.

Manfaat tersebut didapat dari vitamin B17 atau glikosida yang dikandung dalam singkong.

Dengan mengkonsumsi singkong terutama yang direbus secara rutin maka kita sudah melakukan tindakan pencegahan terhadap penyakit kanker.

5. Manfaat Lainnya dari Singkong Rebus

Singkong memang berkhasiat dalam melawan sel kanker, namun masih banyak khasiat lainnya yang perlu untuk diketahui agar kita semakin suka untuk mengkonsumsinya.

Beberapa manfaat singkong rebus untuk kesehatan antara lain:

Sumber vitamin B kompleks

Singkong mengandung vitamin B kompleks yang meliputi vitamin B17, vitamin B6, thiamin, asam pantotenat, asam folat, dan riboflavin.

Manfaat dari vitamin-vitamin tersebut yaitu untuk membantu pembentukan sel darah merah, melindungi sel syaraf, membantu proses metabolisme, dan meningkatkan fungsi otak.

Tentu saja termasuk menghambat pertumbuhan sel kanker berkat kandungan vitamin B17nya.

Sumber Energi

Kandungan karbohidrat singkong tidak kalah dengan nasi.

Oleh karena itu tidak salah untuk menjadikan singkong sebagai salah satu makanan pokok.

Singkong juga dapat menghasilkan energi berkat kandungan karbohidratnya.

Mengandung Mineral Penting

Tubuh tidak hanya membutuhkan vitamin namun juga beberapa mineral yang mendukung berbagai proses di dalam tubuh.

Singkong juga mengandung beberapa jenis mineral seperti kalium, magnesium, tembaga, seng, zat besi, dan mangan.

Kalium diketahui dapat mengatur irama detak jantung dan menstabilkan tekanan darah.

Singkong Kaya akan Serat

Banyak manfaat yang diperoleh jika mau menerapkan pola hidup dan pola makan yang benar.

Salah satu pola makan yang benar adalah dengan memperhatikan kandungan serat dalam setiap jenis makanan.

Untungnya singkong memiliki kandungan serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan (BAB), mencegah kolesterol dan menstabilkan tekanan darah.

Singkong rebus memang dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi tubuh, namun harus diperhatikan jenis dan cara mengolahnya yang benar.

Jika terjadi kesalahan maka bukan tidak mungkin si penderita akan semakin sakit atau justru mengalami masalah kesehatan yang lebih serius. 

Obat untuk Luka Bernanah dan Terbakar

Untuk mengatasi luka bernanah, maka siapkan batang singkong segar yang ditumbuk, setelah itu ditempelkan ke tubuh yang terasa sakit.

Untuk mengatasi luka akibat garukan, caranya dengan menyiapkan singkong diparut, kemudian ditempelkan ke tubuh yang sakit, kemudian perban.

Adapun luka karena terkena panas, cara mengatasinya dengan menyiapkan singkong yang diparut lalu diperas.

Setelah itu diamkan airnya beberapa saat hingga patinya mengendap. Kemudian patinya tersebut dioleskan ke tubuh yang sakit tersebut.

Baik untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes

Penderita diabetes lebih dianjurkan mengkonsumsi singkong dari pada nasi.

Karena singkong tidak memiliki kandungan kadar gula tinggi, yang menjadikannya aman untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Mengatasi Rematik

Cara mengatasi remarik kali ini ada dua metode, yaitu dari luar dan dari dalam.

Untuk pemakaian luar, maka siapkan lima lembar daun singkong, 15 gram jahe merah, dan kapur sirih secukupnya, setelah itu haluskan dan tambahkan air secukupnya.

Setelah diaduk menjdi ramuan seperti itu, maka oleskan ke tubuh yang sakit.

Untuk pemakaian dari dalam, siapkan 100 gram batang singkong, satu batang sereh, dan 15 gram jahe direbus dengan 1.000 cc air hingga airnya tersisa 400 cc.

Setelah itu saring, kemudian minum airnya sebanyak 200 cc saja (jangan berlebihan).

Lakukan hal tersebut sebanyak dua kali sehari, pagi dan sore hari.

Membantu Proses Regenerasi Sel

Kandungan asam amino esensial yang ada di dalam singkong, berkhasiat untuk mergenerasi sel-sel yang ada di tubuh.

Yang membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, sehingga nantinya bisa berfungsi dengan baik lagi.

Meningkatkan sistem metabolisme

Di dalam singkong terdapat kandungan vitamin B yang berkhasiat untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh.

Selain itu, juga terdapat kandungan asam amino esensial dan serat yang berguna sebagai sumber energi bagi tubuh manusia dalam menjalani kegiatannya sehari-hari.

Melancarkan Sirkulasi Darah

Kandungan antioksidan dan asam amino pada daun singkong juga berkhasiat untuk melancarkan sirkulasi darah yang membawa oksigen, untuk kemudian diedarkan ke seluruh tubuh.

Sehingga dengan lancarnya sirkulasi darah, berguna agar organ-organ tubuh bisa berfungsi dengan sebagaimana mestinya.

Kriteria Singkong yang Bagus dan Cara Mengolahnya

Pada jenis tertentu ada singkong yang mengandung racun cukup tinggi, sehingga butuh kewaspadaan saat ingin mengkonsumsi singkong.

Namun biasanya singkong yang dijual di pasar adalah yang aman dikonsumsi.

Singkong yang bagus adalah yang masih baru, segar dan tidak terdapat noda biru atau garis-garis keabu-abuan.

Penting untuk diketahui!

Daun singkong juga tidak dianjurkan dikonsumsi terlalu banyak, terutama bagi penderita hipertensi.

Bahaya dari terlalu banyak mengkonsumsi daun singkong yaitu hipertensi, yang bisa memunculkan resiko penyakit lainnya seperti penyakit jantung dan stroke.

Sehingga perlu membatasi dalam mengkonsumsil daun singkong.

Selain itu lebih baik dikonsumsi dengan cara rebus untuk dijadikan lalapan, serta hindari mengkonsumsi daun singkong bersamaan dengan santan, yang bahayanya adalah membuat tubuh beresiko mengalami penyakit asam urat.

Nah, untuk pengolahannya sebaiknya ikuti seperti uraian berikut:

Rebuslah singkong yang bagus dan segar. Rebus dalam panci tanpa tutup, tujuannya agar kelebihan asam hidrosianik dapat menguap.

Hindari penggunaan garam atau penambah rasa apapun agar khasiat singkong rebus semakin terasa.

Hindari mengkonsumsi jahe ataupun produk yang berkaitan dengan jahe, setidaknya dalam jarak waktu 8 jam.

Itulah khasiat singkong rebus untuk kanker yang perlu untuk diketahui.

Meski belum ada data empiris yang membenarkan khasiatnya, singkong rebus dapat menjadi cemilan sehat yang wajib ada dirumah.

Semoga bermanfaat!

Informasi tentang manfaat singkong ini dikutip dari faktakanker.com dan berbagai sumber lainnya yang hanya bersifat informasi dan tidak untuk menggantikan pendapat ahli, dokter, atau para pakar profesional.

Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help