TribunMedan/

Medan Tak Punya Muara Air, Perbaikan Drainase Tak Bisa Cegah Banjir

Namun perbaikan drainase tersebut, belum mampu mengantisipasi banjir di Kota Medan. Kota Medan masih digenangi air banjir saat kali volume

Medan Tak Punya Muara Air, Perbaikan Drainase Tak Bisa Cegah Banjir
TRIBUN MEDAN/RISKY CAHYADI
WARGA membantu pengendara sepeda motor yang mogok saat melintasi banjir di kawasan Jalan Asrama, Medan, Sumatera Utara, Jumat (1/12/2017). Hujan deras yang mengguyur selama beberapa jam dan buruknya saluran drainase menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Medan terendam banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Perbaikan drainase di sejumlah tempat di Kota Medan sudah dimulai sejak Oktober 2017 lalu.

Namun perbaikan drainase tersebut, belum mampu mengantisipasi banjir di Kota Medan. Kota Medan masih digenangi air banjir saat kali volume air hujan meningkat.

Hal ini mendapat tanggapan dari Pengamat Tata Ruang Kota Medan, Bhakti Alamsyah mengatakan, pembangunan drainase di Kota Medan, tidak memiliki maping dan perencanaan yang baik.

Sebab, tata ruang di Medan saat ini, tidak jelas di mana hulu dan hilir dari aliran air.

"Tata ruang Medan ini tidak jelas di mana huku dan hilir penampungan air. Tidak ada muara yang jelas. Hal ini karena tidak adanya maping dan perencanaan yang baik dalam penyaluran air melalui drainase," ujarnya Rabu (6/12/2017).

Baca: Wali Kota Medan Pantau Langsung Pembangunan Drainase

Dikatakannya, muara pembuangan air sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi banjir.

Sebab, menurutnya, banjir di Medan terjadi karena tidak jelas drainase mengalir ke mana. Perbaikan drainase tidak menjawab karena tidak mengalir dengan baik ke muara.

"Lihat kanal itu berfungsi tidak? Gak ada muaranya Medan ini. Air yang ditampung dan mengalir di drainase itu tidak ada hilirnya. Jadi ketika sudah penuh, ya airnya bermuara di dalam kota juga, tetap banjir," ungkapnya.

Bhakti menuturkan, ruang terbuka hijau di Kota Medan juga semakin kecil. Ruang terbuka tidak hanya taman, tapi juga tanah yang dapat menyerap air di Kota Medan semakin kecil.

Baca: Kota Medan Banjir, Wakil Wali Kota Sebut Sejumlah Drainase tak Bisa Tampung Debit Air

"Bisa dicek, ke Dinas Perkim, berapa persen ruang terbuka di Kota Medan? Kompleks perumahan contohnya semua diblock itu jalannya, gak ada tanah yang menyerap," katanya.

Ditambah lagi, pembangunan rigid beton di Kota Medan, yang tidak diberi ruang kosong yang mengarah ke drainase. Sehingga, penyerapan air tidak berjalan dengan baik.(*)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help