TribunMedan/

Wali Kota Medan: Tumpukan Tanah Galian Drainase Jangan Sampai Bikin Macet

Pasalnya, mulai simpang Jalan Sei Belutu sampai simpang Jalan Dr Mansyur, tanah bekas galian drainase dibiarkan menumpuk di bahu jalan.

Wali Kota Medan: Tumpukan Tanah Galian Drainase Jangan Sampai Bikin Macet
Tribun Medan/Ryan
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin mengatakan, ia kerap turun ke lapangan untuk mengecek langsung perbaikan drainase. Selain mengecek kualitas pengerjaan drainase yang sedang dilakukan, Eldin kembali menyoroti tanah bekas galian drainase yang tak kunjung diangkat.

Pasalnya, mulai simpang Jalan Sei Belutu sampai simpang Jalan Dr Mansyur, tanah bekas galian drainase dibiarkan menumpuk di bahu jalan.

Tak pelak tumpukan tanah tersebut mengundang protes warga sekitar. Selain menghalangi warga saat melintas, tumpukan tanah juga menyebabkan kawasan sekitarnya becek dan berlumpur, akibat tergerus air hujan.

"Yang parahnya lagi tumpukan tanah sangat menganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama pada saat jam sibuk. Saya tegaskan tumpukan tanah harus segera diangkat,"katanya Rabu (6/12/2017).

Baca: Medan Tak Punya Muara Air, Perbaikan Drainase Tak Bisa Cegah Banjir

Disampaikannya, pihak pemborong selalu membiarkan tanah bekas galian drainase menumpuk di bahu jalan, sehingga sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Hal ini menjadi perhatian Pemko Medan yang harus segera dibenahi.

Baca: Wali Kota Medan Pantau Langsung Pembangunan Drainase

Guna menyikapi keluhan warga, Eldin pun memerintahkan kepada Kadis PU untuk segera mengangkat seluruh tanah bekas galian yang ada di sepanjang jalan.(*)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help