TribunMedan/

Diculik Saat Bayi, Pengacara Cantik Bertemu Keluarganya Lagi Usai 40 Tahun Berpisah

Detik-detik mengharukan saat pengacara dipertemukan kembali dengan keluarga usai 40 tahun berpisah

Diculik Saat Bayi, Pengacara Cantik Bertemu Keluarganya Lagi Usai 40 Tahun Berpisah
The Sun
Adriana bertemu kembali dengan keluarganya setelah 40 tahun berpisah usai diculik saat bayi 

TRIBUN-MEDAN.com - Foto-foto ini menggambarkan detik-detik mengharukan hati di mana seorang wanita Argentina yang dicuri saat bayi baru lahir dipertemukan kembali dengan keluarganya setelah 40 tahun yang panjang berpisah.

Berkat lompatan teknologi DNA, sebuah kelompok hak asasi manusia dapat mengidentifikasi Adriana, pengacara yang berusia 40 tahun itu ditangkap oleh mantan kediktatoran Argentina.

Dilansir dari The Sun, Grandmothers of the Plaza de Mayo sebuah kelompok hak asasi manusia di argentina mengatakan Adriana adalah putri biologis aktivis Violeta Graciela Ortolani dan Edgardo Roberto Garnier.

Mantan tokoh militer dan polisi menculik Ortolani saat dia hamil pada 14 Desember 1976, di kota La Plata, Argentina.

Garnier diculik pada 8 Februari 1977. Hingga kemudian tak pernah lagi ada yang melihat sosok keduanya.

Heartwarming moment: Adriana, who was snatched by Argentina’s former dictatorship 40 years ago has finally been reunited with her family

Adriana menghadiri sebuah konferensi pers dengan kelompok hak asasi manusia di Buenos Aires pada hari Selasa, di mana dia dipertemukan kembali dengan sanak saudara setelah empat dasawarsa berpisah.

Berbicara dalam konferensi pers tersebut, dia mengatakan bahwa dia mengetahui bahwa dia bukan anak kandung dari pasangan yang membesarkannya setelah pria dan wanita tersebut meninggal.

Dia berkata: "Saya menemukan pada hari Sabtu dan pada hari Senin saya telah pergi kepada Neneknya, saya ingin tahu apakah saya adalah anak perempuan orang-orang yang telah hilang, lebih dari segalanya karena tanggal lahir saya."

The DNA test took four months find a match: Hector Pantuso, left, hugs Adriana, the recovered daughter of two activists –
DNA Adriana dinyatakan cocok setelah berpisah selama 40 tahun dengan keluarganya 

Penemuan terbaru membawa jumlah kasus "bayi curian" yang dialami kelompok hak asasi di Argentina menjadi 126 orang.

Halaman
12
Penulis: Fahrizal Fahmi Daulay
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help