TribunMedan/

Heboh Medsos

Heboh Surat RT/RW di Tangerang Larang Pemuka Agama Hadiri Ibadah di Rumah Warga

Hingga berita ini ditayangkan belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemkab Tangerang.

Heboh Surat RT/RW di Tangerang Larang Pemuka Agama Hadiri Ibadah di Rumah Warga
facebook
Surat RW O6 Perumahan Bumi Anugrah Sejahtera Rajeg, Tangerang yang melarang pemuka agama menghadiri ibadah di rumah warga 

TRIBUN-MEDAN.COM - Setelah keputusan RT/TW di Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Bekasi, melarang memelihara anjing sempat viral, kini ada lagi surat nyeleneh yang heboh di media sosial.

Yakni keputusan RW O6, Perumahan Bumi Anugrah, Kelurahan Rajeg, Kecamatan Rajeg, Tangerang yang melarang pemuka agama menghadiri kegiatan keagamaan di rumah warga.

Surat yang dinilai beberapa pihak sangat tidak toleran sudah disetujui Kepala Desa Rajeg dan diunggah ratusan netizen di media sosial.

Adapun keputusan dalam surat ini adalah melarang pengalihfungsian rumah warga sebagai tempat ibadah.

Rumah tempat tinggal bisa melaksanakan ibadah dengan syarat tidak mengundang tamu dari luar perumahan, tidak mengunakan pengeras suara, dan tidak mengundang pemuka agama.

Dalam hal duka, keluarga diimbau untuk menguburkan jenazah dalam waktu 1x24 jam. Keempat, seluruh warga Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera diwajibkan melaporkan seluruh kegiatan kepada pengurus RT atau RW minimal tiga hari sebelum dilaksanakan

Baca: Amerika Serikat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Hamas Sebut Trump Buka Pintu Neraka

Baca: Jokowi Tolak Sikap Amerika yang Mengakui Jerusalem Sebagai Ibu Kota Israel, Lihat Ekspresinya

Baca: Diculik Saat Bayi, Pengacara Cantik Bertemu Keluarganya Lagi Usai 40 Tahun Berpisah

Bagi kalangan Non Muslim keputusan akan sangat memberatkan karena biasanya ada kegiatan ibadah lingkungan yang biasanya pesertanya dari beberapa kawasan terdekat dan dihadiri pemuka agamanya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemkab Tangerang.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help