TribunMedan/

Ini Jawaban Menohok Menteri Basuki Buat Anggota DPR yang Tuding Jalan Tol Dikuasai 'Aseng'

Menteri Basuki Hadimuljono menampik isu terkait rencana penjualan tol guna mencari dana untuk membangun proyekinfrastruktur lainnya.

Ini Jawaban Menohok Menteri Basuki Buat Anggota DPR yang Tuding Jalan Tol Dikuasai 'Aseng'
Tribun Medan/Risky Cahyadi
Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berbincang saat peresmian Jalan Tol Kualanamu-Tebingtinggi, Jumat (14/10/2017). 

Sementara 61 persen sisanya bersumber dari pinjaman yang dilakukan BUJT. Itu pun, menurut dia, ada beragam jenis mulai dari penerbitan obligasi, sekuritisasi pendapatan seperti yang dilakukan PT Jasa Marga (Persero) Tbk terhadap Tol Jagorawi, hingga pelepasan sebagian saham konsesi tol.

"Jangan pakai kata dijual, tapi disekuritisasi, dikerjasamakan. Asetnya tetap aset pemerintah yang diamanatkan oleh Kementerian Keuangan," tutup Basuki.

Sebelumnya, anggota Komisi V dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Sungkono, menyatakan, ada banyak hal yang perlu dievaluasi terkait pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan tol.

Setelah melakukan kunjungan ke proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, ada satu ruas dari 99 kilometer dibiayai APBN, namun sisanya dibiayai pinjaman dari China.

"Ini perlu kita evaluasi. Kita pinjam ke suatu negara yang terlalu banyak terlibat di dalam pengelolaan keuangan. Misalnya banyak kontraktor dari China, tenaga ahli dari China," kata Sungkono.

Menurut dia, yang namanya penguasaan itu harusnya berpihak kepada kepentingan nasional. Indonesia pinjam dengan bunga kompetitif dengan perjanjian yang sudah saling disepakati.

"Saya mohon dalam perjanjian selanjutnya, kalau ini dibiarkan terus-menerus, kita bicara kepentingan nasional ya. Jangan sampai kita bicara nasional, tapi justru menguntungkan pihak lain," sebut Sungkono. (Kompas.com/Dani Prabowo)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help