TribunMedan/

Kabar Duka untuk Dunia Pers, Oknum TNI Penganiayaan Jurnalis Hanya Dituntut 6 Bulan Penjara

Penganiaya jurnalis, Prada Kiren Singh, anggota TNI AU anggot Lanud Soewondo Medan hanya dituntut enam bulan penjara

Kabar Duka untuk Dunia Pers, Oknum TNI Penganiayaan Jurnalis Hanya Dituntut 6 Bulan Penjara
Tribun Medan/Victory
Sidang pembacaan tuntutan terharap Prada Kiren Singh, anggota TNI AU anggot Lanud Soewondo Medan yang telah melakukan penganiayaan terhadap jurnalis Array di Pengadilan Militer I-02 Medan, Kamis (7/12/2017). 

"Sudah kamu dengar tuntutannya kan. Kamu dituntut enam bulan penjara," kata hakim.

Menjawab pertanyaan itu, Kiren mengangguk.

Baca: Oknum TNI AU Penganiaya Wartawan Hanya Divonis 3 Bulan Penjara, Ini Kata Penasehat Hukum Array

Pria berpakaian dinas lengkap ini mengaku menyerahkan sepenuhnya langkah hukum tersebut pada pengacaranya.

Disaat bersamaan, Ketua Divisi Jaringan LBH Medan, Aidil A Aditya selaku penasehat hukum Array sangat menyayangkan tuntutan yang dianggap ringan tersebut.

Kata Aidil, harusnya oditur militer turut menjerat terdakawa Kiren dengan pasal 170 KUHPidana.

"Penganiayaan yang dilakukan Kiren dan (Pratu) Rommel kan secara bersama-sama. Kenapa tidak dijerat pasal 170-nya. Kenapa juga berkas kasus ini harus dipisah," ungkap Aidil.

Baca: Prada Rommel Berkali-kali Hantamkan Kursi ke Tubuh Array yang Tengah Meliput

Pria bertubuh gempal ini menegaskan seharusnya oditur militer jeli melihat perkara ini. Sebab, dalam proses persidangan pun, kedua terdakwa mengaku bahwa penganiayaan terhadap Array dilakukan secara bersama-sama, sehingga korban sempat mengalami luka-luka.

"Ya, harusnya baik Kiren dan Rommel dituntut dengan hukuman yang setimpal. Peristiwa penganiayaan ini jelas dilakukan secara bersama-sama," kata Aidil.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help