TribunMedan/

Kampus Ini Mencetak Banyak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Bukan Hanya Pencari Kerja

"Mahasiswa membuat produk sekaligus marketing. Mempersiapkan, kira produk yang mau dijual. Lalu diajarkan strategi menjual produk, yaitu 4P"

Kampus Ini Mencetak Banyak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Bukan Hanya Pencari Kerja
Tribun-Medan.com/Domu D Ambarita
Pihak manajemen dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBBI saat menerima manajemen Tribun Medan di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Institut Bina Bisnis Indonesia (STIE - STMIK IBBI) di Jalan Sei Deli, Kota Medan, Selsa (5/12/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Tingkat kewirausahaan penduduk Indonesia masih rendah, sekitar 1,65 persen. Jauh di bawah angka rata-rata dunia, mencapai 18 persen. Untuk meningkatkan jumlah pengusaha, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBBI mendesain kurikulum untuk mencetak mahasiswa siap berwirausaha.

Hal tersebut disampaikan Kepala Lembaga Sumber Daya Informasi dan Kerjasama (LesDIK) STIE -STMIK IBBI Dr Andriasan Sudarso SMn MM CMA dan Ketua Pusat Jasa Ketenagakerjaan dan Kewirausahaan STIE IBBI Boy Fadly SE Mak saat bertemu dengan manajemen Tribun-Medan.com di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi & Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Institut Bina Bisnis Indonesia (STIE - STMIK IBBI) di Jalan Sei Deli, Kota Medan, Selasa (5/12/2017).

STIE IBBI membimbing para mahasiswa untuk menjadi wirausahawan. Selain mendapat pembelajaran tentang terori di bangku kuliah, juga diberi bekal beruapa praktik lapangan.

"Mahasiswa belajar membuat produk sekaligus marketing. Mahasiswa mempersiapkan, apa kira-kira produk yang mau dijual. Lalu dosen ajarkan strategi untuk menjual produk itu, yaitu 4P," ujar Andriasan Sudarso.

Ia menjelaskan tentang strategi bauran pemasaran/marketing mix 4P, yang diperkenalkan pakar marketing dunia yaitu Kotler dan Amstrong, yakni meliputi product, price, promotion and place.

Sebagai bagian dari strategi marketing, mahasiswa dianjurkan melakukan promsosi secara efisien dan efektif. "Karena ini zamannya mahasiswa, maka diarahkan promosi yang murah, yakni melelui medsos," kata Andriasan.

Dosen juga mengajarkan mahasiswa membuat proyek promosi dalam bentuk visual yang dipresentasikan di hadpan dosen dan mahasiswa lainnya. "Mereka belajar praktik, diberi tugas dan dipresentasikan. Apakah 4P yang digunakan layak? Maka mahasiswa dimeinta mengkaji berdasarkan pendekatan SWOT analysis," kata Andriasan.

Wakil Ketua I Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBBI Dr Andriasan Sudarso (kiri) saat menerima manajemen Tribun Medan di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi & Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Institut Bina Bisnis Indonesia (STIE -  STMIK IBBI) di Jalan Sei Deli, Kota Medan, Selsa (5/12/2017).
Kepala Lembaga Sumber Daya Informasi dan Kerjasama (LesDIK) STIE -STMIK IBBI Dr Andriasan Sudarso SMn MM CMA (kiri) saat menerima manajemen Tribun Medan di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi & Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Institut Bina Bisnis Indonesia (STIE - STMIK IBBI) di Jalan Sei Deli, Kota Medan, Selsa (5/12/2017). (Tribun-Medan.com/Domu D. Ambarita)

Baca Juga:

Kopertis: Kompetensi Lulusan IBBI Medan Diterima Baik di Dunia Kerja

STIE IBBI Buka PJKK dan Kewirausahaan untuk Gali Potensi Mahasiswa

Halaman
1234
Editor: Domuara D Ambarita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help