TribunMedan/

Donald Trump Segera Bangun Sirkuit Megah di Sukabumi, Persiapan MotoGP?

“Entah buat MotoGP 2019 atau F1, itu yang belum muncul di surat. Mereka hanya minta rekomendasi saja,” kata Sekretaris Menpora.

Donald Trump Segera Bangun Sirkuit Megah di Sukabumi, Persiapan MotoGP?
Donald Trump 

TRIBUN-MEDAN.com-Donald Trump presiden Amerika Serikat akan membangun sirkuit di Indonesia.

Tepatnya di kawasan Lido, Sukabumi, Jawa Barat.

Ini lewat kerjasama The Trump Organization dengan MNC Land pimpinan Harry Tanoe Sudibyo.

Namun MNC Land belum menetapkan target pembangunan proyek ini. "Ini harus didesign dulu.

Kemudian (urus) perizinan," kata Daniel Yuwono, Direktur MNC Land, dikutip dari kontan.co.id.

Informasi ini diakui Gatot S. Dewa Broto setelah dilantik sebagai Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga di Wisma Kemenpora, Jumat (24/2/2017) lalu.

"Pada prinsipnya (tidak masalah), asalkan memenuhi prosedur standar dari FIM (Federasi Motorsport Internasional)."

"Kemudian berkoordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia, tidak ada persengketaan di lahan, analisis dampak lingkukan (amdal) jelas dan paling penting harus jelas bahwa sirkuit itu ada agendanya, jangan hanya bangun,” jelas Gatot yang dikutip dari CNN Indonesia.

Donal Trump (kiri) bersama Harry Tanoesodibjo berniat membangun sirkuit baru di Sukabumi, Jabar.

Gatot menjelaskan, MNC Land tidak memberi penjelasan desain sirkuit termasuk peruntukannya dalam surat permohonan rekomendasi.

“Entah buat MotoGP 2019 atau F1, itu yang belum muncul di surat. Mereka hanya minta rekomendasi saja,” lanjutnya.

Sebenarnya yang dibangun disana tidak hanya sirkuit.

MNC Land akan mengembangkan proyek Lido Integrated Resort & Theme Park.

Telah mengantongi izin pengembangan 3.000 hektare (ha).

Mereka akan membangun Trump Luxury Resort Hotel bintang 6 sebanyak 80 kamar, Trump Luxury Residence sekitar 200 unit serta membangun lapangan golf berstandar internasional 18-hole dan dilengkapi dengan country club yang ditargetkan akan beroperasi tahun 2018. (*)

Editor: Liston Damanik
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help