Semangat Baru Sumut

JR Saragih Bantu Selamatkan Ibu Hamil yang Sempat Alami Kritis

Dipaselia Sipayung menyampaikan kesaksian kala dibantu oleh Bupati Simalungun JR Saragih.

JR Saragih Bantu Selamatkan Ibu Hamil yang Sempat Alami Kritis
Dipaselia bertemu kembali dengan JR Saragih yang dianggapnya bagaikan malaikat penolong, Senin (18/12/2017? 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Upaya Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih menyelamatkan ibu hamil yang kritis kini berbuah kisah manis. JR pun menjadi sosok pemimpin yang lebih dekat sebagai keluarga dari masyarakatnya.

Adalah Dipaselia Sipayung warga Nagori Purba Tua Etek, Kecamatan Simalikuta, Kabupaten Simalungun di 2016, yang kritis dan bisa saja meninggal dunia lebih cepat, lantaran mengalami pendarahan yang hebat saat proses persalinan. 

Dalam rangkaian Perayaan Natal dan Tahun Baru Pemerintahan Kabupaten Simalungun bersama masyarakat di Lapangan Eks Pekan Saribudolok, Simalungun, Sumatera Utara, Dipaselia Sipayung pun bertemu kembali dengan JR Saragih. Wanita ini memberikan kesaksian kala dibantu oleh Bupati Simalungun JR Saragih.

Baca: Wow, PSMS Medan Datangkan Pelatih yang Pernah Latih Klub di China, Jadi Pendamping Djanur

Baca: Kasus Uang Palsu Terbongkar, Mahasiswa Pancabudi Ditangkap Polisi

Dipaselia berujar, pertolongan yang telah dilakukan oleh JR Saragih saat Oktober 2016 pada dirinya tak akan terlupakan sepanjang hidupnya. Ia kembali menceritakan saat-saat mengalami pendarahan saat melahirkan anak pertamanya harus dirujuk ke rumah sakit dengan minim darah dan biaya.

"Saat itu saya dalam keadaan koma dan harus menyiapkan darah sebanyak 25 kantong serta dipersiapkan. Jika dihitung biaya maka cukup besar. Disitulah kebaikan dari Bapak JR Saragih yang datang untuk menolong kami sekeluarga," ucapnya sambil menangis, Senin (18/12/2017).

Diakuinya, kebaikan dari seorang JR Saragih bisa menutupi semua biaya operasi. Bahkan, seluruh tanggung jawab selama di rumah sakit juga dimudahkan.

"Kami menganggap Beliau (JR Saragih) sebagai malaikat. Kalau bukan bantuan Bupati maka saya tidak tahu bagaimana lagi apalagi 17 hari di ruang ICU karena itu kami ucapkan banyak terima kasih kepada Beliau yang menolong kami dan kami berdoa agar Bapak JR Saragih meraih cita-citanya," paparnya.

Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan bahwa seorang ibu merupakan tonggak utama di dalam keluarga. Oleh karenanya, masyarakat harus memiliki semangat dan harapan baru yang kuat dalam mengarungi kehidupan.

"Kalau masyarakat merasakan jika seorang ibu sakit maka seisi rumah tidak akan ada tanda kehidupan. Oleh karenanya, inilah fungsi dan tugas kita sebagai pemerintah untuk senantiasa memperhatikan masyarakat khususnya dari sisi kesehatan," tukasnya.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved