Minggu Lalu Sopir Angkot, Hari Ini Giliran Driver Ojek Online yang Demonstrasi

Mereka mengepung kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Diponegoro Medan, Senin (18/12/2017).

Minggu Lalu Sopir Angkot, Hari Ini Giliran Driver Ojek Online yang Demonstrasi
Tribun Medan/Array
Seratusan driver online saat berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumut. Mereka merasa 'diperas' vendor saat mengajukan pengurusan KIR, Senin (18/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pekan lalu ribuan sopir angkutan kota melakukan mogok massal. Mereka menuntut peraturan soal trasnportasi berbasis online diperketat.

Hari ini, giliran seratusan driver online dari Go-Jek, Grab Bike dan beberapa di antaranya merupakan sopir roda empat online melakukan demonstrasi.

Mereka mengepung kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Diponegoro Medan, Senin (18/12/2017).

Dalam aksinya kali ini, ada beberapa tuntutan kepada pemerintah menyangkut keberadaan transportasi berbasis online.

"Ini sebenarnya aksi damai ya. Pertama, kami menyoal menyangkut peraturan yang mengharuskan driver online mengurus SIM A menjadi SIM umum. Kemudian, persoalan KIR," kata Syaiful Fahri Nasution, selaku Wakil Ketua Bidang Legal dan Paralegal Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Utara, Senin (18/12/2017).

Baca: BREAKING NEWS: Tujuh Narapidana Kabur dari Lapas Binjai Menggunakan Kain Sarung

Menurut Syaiful, peraturan menteri No 108 tahun 2017 sangat membingungkan driver online.

Sampai sejauh ini, mereka hanya mendengar dan mengetahui peraturan itu melalui media cetak, online dan media sosial.

"Kami di daerah merasa banyak kejanggalan. Sebab, praktik di lapangan, saat mendaftar ke badan hukum, kami diminta memberikan biaya pendaftaran yang cukup fantastis," ungkap Syaiful.

Halaman
12
Penulis: ArgusA
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help