Simak 5 Tips Penting Cegah Hipotermia saat Naik Gunung di Musim Hujan

Banyak tantangan yang harus dihadapi para pendaki saat melakukan pendakian, baik secara fisik maupun mental.

Simak 5 Tips Penting Cegah Hipotermia saat Naik Gunung di Musim Hujan
llanberismountainrescue.co.uk
ILUSTRASI pendaki hipotermia. (llanberismountainrescue.co.uk) 

TRIBUN-MEDAN.com - Banyak tantangan yang harus dihadapi para pendaki saat melakukan pendakian, baik secara fisik maupun mental.

Bicara tentang tantangan fisik, satu yang seringkali mengancam keselamatan para pendaki adalah hipotermia.

Hipotermia juga dapat didefinisikan sebagai suhu bagian dalam tubuh yang berada di bawah 35 derajat celsius.

Saat temperatur tubuh berada jauh di bawah titik normal, sistem syaraf dan fungsi organ lain akan mulai terganggu.

Apabila tidak segera ditangani, hipotermia dapat menyebabkan kegagalan sistem pernafasan dan sistem sirkulasi (jantung), dan akhirnya menyebabkan kematian, menurut laman alodokter.com.

Risiko hipotermia juga akan semakin meningkat jika mendaki saat musim hujan.

Seperti evakuasi pendaki yang mengalami hipotermia di Gunung Merbabu oleh tim SAR Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) pada Minggu (17/12/2017) pukul 23.26 WIB, sebagaimana dilansir TribunTravel.com dari akun Instagram @mountainesia.

Melihat konsekuensinya yang cukup membahayakan, tentu penting bagi para pendaki untuk mencegah atau meminimalisir terjadinya hipotermia.

Untuk itu berikut TribunTravel.com telah merangkum sejumlah tips mencegah hipotermia, terutama saat mendaki gunung, dari laman jejakpendaki.com.

1. Selalu lengkapi pendakian dengan perlengkapan sesuai prosedur pendakian.

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help