TribunMedan/

Sumut Paten

Dua Hari Berturut Dapat Penghargaan, Ini Kata Gubernur Tengku Erry

Dalam dua hari terakhir, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyabet dua penghargaan berskala nasional.

Dua Hari Berturut Dapat Penghargaan, Ini Kata Gubernur Tengku Erry
Dokumentasi
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi saat anugerah Satyalancana Kebaktian Sosial dari Presiden RI pada puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2017 di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Nanda F.  Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam dua hari terakhir, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyabet dua penghargaan berskala nasional.

Penghargaan pertama yang diraih Erry adalah Penghargaan Dana Sharing Program Keluarga Harapan (PKH) APBD I Tertinggi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Award ini diserahkan langsung oleh Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa kepada perwakilan Erry, yakni Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumut Rajali di Vasa Hotel Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/12/2017) sore.

Penghargaan kedua yang diraih Erry adalah anugerah Satyalancana Kebaktian Sosial dari Presiden RI pada puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2017 di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/12/2017).

Baca: Mudik Berdarah di Kapal Wira Glory Menuju Nias, Penumpang: Kami Semua Ketakutan

Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani yang juga turut didampingi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Dikutip dari siaran berita Biro Humas dan Keprotokolan Pemprov Sumut, Anugerah Satyalancana Kebaktian Sosial itu diberikan kepada Erry karena dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan dan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial di Sumut.

Antara lain melalui pelaksanaan rehabilitasi RTLH, bantuan sosial kepada masyarakat tidak mampu, lansia dan disabilitas, kemudian penanganan dan penanggulangan bencana serta pemberdayaan masyarakat dalam upaya peningkatan pelatihan dan keterampilan usaha ekonomi.

Baca: HATI-HATI, Pria Ini Jual Kopi Bubuk Sachet, Ternyata Isinya Narkoba

Usai menerima penghargaan ini, Erry mengingatkan bahwa penanggulangan penyandang masalah kesejahteraan sosial mesti dilakukan bersama.

"Stakeholder lainnya juga bertanggungjawab menanganani masalah tersebut. Semua pihak harus peka terhadap masalah-masalah sosial. Mari kita yang ada di Sumut saling bersinergi, guna tercapainya pembangunan yang adil, merata sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat," ujar Erry.

Erry mengatakan, Pemprov Sumut menargetkan rehabilitasi 5.000 unit rumah tidak layak huni hingga 2018 mendatang.

"Karena selain program pemerintah pusat, kebijakan itu sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sumut, dimana salah satunya adalah meningkatkan kualitas standar hidup layak, kesetaraan dan keadilan serta mengurangi ketimpangan masyarakat dan juga pembangunan wilayah," kata Erry.(*)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help