TribunMedan/

Hakim Vonis Mati Togiman, Kendalikan Peredaran Narkoba dari Lapas Tanjunggusta

Vonis mati itu disampaikan Ketua Majelis Hakim, Saidin Bagariang dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Kartika PN Medan.

Hakim Vonis Mati Togiman, Kendalikan Peredaran Narkoba dari Lapas Tanjunggusta
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Terdakwa kasus pengendali peredaran 26 Kg sabu dari Lapas, Tugiman mengikuti sidang dengan agenda putusan vonis, di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/12). Tugiman merupakan terpidana mati kasus sabu sebanyak 25 Kg, dan kembali divonis hukuman mati dalam kasus pengendali peredaran 26 Kg sabu dari Lapas pada sidang tersebut. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Togiman alias Toge, satu dari lima terdakwa komplotan penyelundup narkotika jenis sabu seberat 25 kilogram yang dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IA Tanjunggusta Medan, pada Rabu (20/12/2017) kembali mendapat vonis hukuman mati. 

Vonis mati itu disampaikan Ketua Majelis Hakim, Saidin Bagariang dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan.

"Menjatuhkan hukuman pidana mati terhadap terdakwa Togiman alias Toge," sebut Saidin membacakan putusan majelis hakim.

Bandar narkoba kambuhan ini terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Togiman alias Toge kembali mendengarkan vonis hukuman di PN Medan, Rabu (20/12/2017). Majelis Hakim dalam persidangan di Ruang Kartika memvonis Toge dengan hukuman mati.
Togiman alias Toge kembali mendengarkan vonis hukuman di PN Medan, Rabu (20/12/2017). Majelis Hakim dalam persidangan di Ruang Kartika memvonis Toge dengan hukuman mati. (TRIBUN MEDAN/Mustaqim)

Untuk diketahui, perkara ini berawal saat Abdul, Wagimun, dan Sugiarto berhasil diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) di Jalan Gatot Subroto, Medan, tak jauh dari pool bus Kurnia, Minggu (14/5/2017) lalu.

Bahkan, untuk mengelabui petugas BNN, para terdakwa menyimpan sabu asal Malaysia itu didalam kotak fiber pendingin ikan warna biru. Benda itu kemudian dibawa dengan menggunakan mobil pick-p Mitshubisi BK 9615 CM.

Baca: Mudik Berdarah di Kapal Wira Glory Menuju Nias, Penumpang: Kami Semua Ketakutan

Baca: Empat Jenderal Naik Pesawat Tempur, Jenderal Tito Merasa Pusing Ketika Bermanuver

Baca: PSMS Medan Mulai Datangkan Pemain Baru, SMeCK Hooligan Berharap Karakter Rap-rap Jangan Hilang

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help