Kapolres Ingat Ibu di Kampung Begitu Lihat Kondisi Bungaria

Kapolres Dairi, AKBP Januario Jose Morais satu dari donatur dan penggerak pembangunan rumah

Kapolres Ingat Ibu di Kampung Begitu Lihat Kondisi Bungaria
Tribun Medan/Tommy
Kapolres Dairi, AKBP Januario Jose Morais berbincang dengan Bungaria Nainggolan di sela-sela pembangunan di Desa Sigalingging, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Kamis (21/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Kapolres Dairi, AKBP Januario Jose Morais satu dari donatur dan penggerak pembangunan rumah Bungaria Nainggolan mengaku tersentuh hatinya karena teringat ibunya di kampung halaman. Bahkan, AKBP Januario melakukan penggalangan dana di Mako Polres Dairi.

Pembangunan rumah Bungaria pun sudah berjalan 85 persen. Kapolres yang datang memantau pengerjaan pembangunan rumah juga sempat berbincang dengan Bungaria dan tetangga-tetangga.

"Saya teringat ibu saya di kampung ketika melihat ibu Bungaria. Jadi tergerak hati saya untuk membangun. Kita kan semua bersaudara,"ujar Kapolres asal Timur Leste ini di sela-sela pemantauan pembangunan di Desa Sigalingging, Jalan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Kamis (21/12/2017).

Pembangunan yang diperdiksi akan siap sebelum malam natal ini, dikerjakan lebih dari delapan pekerja. Panitia pembamgunan juga dibentuk meliputi unsur polisi dan masyarakat.

Dana pembanguna juga bersumber dari berbagai kalangan masyarakat.

Baca: Bungaria Terharu Bisa Nikmati Malam Natal dengan Pemugaran Rumah dari Kepolisian Dairi

Pantuan Tribun, dinding papan yang lapuk kini telah digantikan dengan papan yang baru. Seng yang bocor telah diganti dengan yang baru.

Lebih dari delapan tukang sejak Selasa (19/12/2017) membangun rumah bungaran dengan ukuran 5×6 meter. Alas rumah yang awalnya hanya tanah, kini sudah disemen untuk lebih layak ditempati.

Rumah yang awalnya tak memiliki lampu dan kamar mandi kini telah dibangun. Pembangunan ini diprediksi rampung sebelum malam natal.

"Saya terharu, bisa menikmati malam natal dengan lebih nyaman nanti. Ini semacam kado natal untuk saya,"ujar Bungaria.

Diketahui, Bungaria Nainggolan merupakan janda dengan empat anak tinggal di rumah yang hanya beralskan tanah. Rumah tersebut pun tak memiliki kamar mandi dengan atap dan dinding yang bocor. Ia hanya bekerja sebagai butuh tani dengan upah Rp 50 ribu sekali panggilan.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help