Demi Urus BPJS, Ibu Hamil 9 Bulan Rela Tempuh 70 Km Hanya untuk Menumpang Rekam e-KTP

Satu di antara mereka adalah Roni Meriani boru Tampu Bolon, warga Kecamatan Borbor, Tobasa. Roni Meriani tengah hamil 9 bulan.

Demi Urus BPJS, Ibu Hamil 9 Bulan Rela Tempuh 70 Km Hanya untuk Menumpang Rekam e-KTP
Tribun Medan/Arjuna
Roni Meriani boru Tampu Bolon, warga Kecamatan Borbor, Tobasa yang tengah hamil 9 bulan harus menempuh jarak 70 Km hanya untuk menumpang perekaman E-KTP di Kantor Camat Balige, Jumat (22/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.CCOM, BALIGE - Sejak pagi hingga menjelang jam istirahat makan siang, operator perekaman KTP elektronik (e-KTP) ramai kedatangan tamu yang ingin melakukan perekaman e-KTP di Kantor Camat Balige, Jalan Mulia Raja, Jumat (22/12/2017).

Kondisi ini disebabkan tidak berfungsinya alat rekam hampir di seluruh kecamatan lain se-Kabupaten Toba Samosir.

Terpantau, silih berganti warga Tobasa yang mengaku dari berbagai kecamatan itu terpaksa antri untuk mengikuti proses perekaman.

Satu di antara mereka adalah Roni Meriani boru Tampu Bolon, warga Kecamatan Borbor, Tobasa. Roni Meriani tengah hamil 9 bulan.

Roni datang didampingi suaminya, Torang Pasaribu.

Baca: Polisi Gotong Royong Bersihkan Drainase di Fly Over Amplas

Kata Roni, alat rekam e-KTP di kantor kecamatan Borbor tempat dia berdomisili tidak beroperasi. Pengakuan Torang, mereka terpaksa jauh-jauh datang ke Kantor Kecamatan Balige.

Torang yang sehari-hari bertani kopi ini menyebutkan, sepengetahuannya perekaman di Kantor Kecamatan mereka sudah enam bulan tidak berjalan. Tak diketahuinya apa alasan yang pasti kenapa alat rekam tersebut tidak difungsikan.

Torang menyebutkan, alat rekam di kantor kecamatannya sudah enam bulan tak berfungsi.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved