Hari Ibu Bukan Hanya Seremoni, Tapi Menegaskan Posisi Perempuan dalam Pembangunan

"Kami berharap hasil panen bisa menyekolahkan anak-anak kami tanpa harus terbebani utang untuk membeli pupuk," kata seorang petani, boru Sibarani.

Hari Ibu Bukan Hanya Seremoni, Tapi Menegaskan Posisi Perempuan dalam Pembangunan
Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak Reni Ruth Aruan bersama dan PDI Perjuangan Tobasa bersama kaum ibu petani. 

TRIBUN-MEDAN.com-Dalam rangka memperingati Hari Ibu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tobasa mengadakan acara kunjungan ke komunitas perempuan petani dan kuli bangunan di Desa Sibarani dan Pardinggaran, Kecamatan Laguboti, Jumat (22/12/2017).

Kunjungan ini dilakukan secara sederhana. Mengajak para petani dan buruh menikmati makan siang sembari berdiskusi tentang perjuangan hidup mereka.

Dalam kesempatan ini para ibu yang ditemui langsung oleh Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak Reni Ruth Aruan di persawahan berharap bahwa agar mereka dipermudah dalam mengakses pupuk dengan harga yang terjangkau. 

"Kami berharap hasil panen bisa menyekolahkan anak-anak kami tanpa harus terbebani utang dalam mendapatkan pupuk," kata seorang petani, boru Sibarani.

Ruth mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan spirit perjuangan kepada para perempuan pejuang di akar rumput.

"Karena pada hakikatnya hari ibu bukanlah sebatas seremonial belaka, tapi lebih menegaskan tentang peran serta perempuan dalam pembangunan di semua lini," ujarnya.

Ruth Aruan berharap Pemerintah kabupaten Tobasa diharapkan lebih membuka akses dalam segala lini terhadap kaum perempuan terutama dalam akses perekonomian.

"Ini bisa dilakukan dengan lebih mengutamakan peningkatan produk dari masyarakat Tobasa, yang tentunya melibatkan kaum perempuan. Jadi Tobasa bisa swasembada pangan dari hasil petani lokal," ujarnya. (*)

Editor: Liston Damanik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved