Melihat Sesuatu dari Angle Lebih Tinggi, Gabung di Komunitas Medan Drone

Drone awalnya adalah alat yang hanya digunakan oleh pihak militer dan pemerintahan

Laporan Wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -Drone awalnya adalah alat yang hanya digunakan oleh pihak militer dan pemerintahan.

Alat ini sudah lama muncul dalam sejarah. Namun belakangan alat yang menyerupai pesawat dan helikopter ini banyak digandrungi anak muda hingga muncul komunitasnya, di antaranya adalah Medan Drone.

Komunitas yang telah berdiri sejak 13 Juni 2016 ini menjadi wadah bagi yang ingin terbang bersama drone.

"Ini komunitas pencinta drone. Jadi siapa yang pengin terbang bareng, main drone bareng, ngumpul aja sama kami," ujar Ketua Medan Drone Sardi belum lama ini.

Sardi mendirikan Medan Drone dengan tujuan sebagai tempat diskusi sesama pencinta dan pengguna drone. Awalnya dia melihat banyak komunitas serupa di kota-kota lain, sedangkan di Kota Medan belum ada. Setelah bertemu dengan satu teman yang memiliki hobi sama, dirinya akhirnya memutuskan untuk membuat komunitas drone di Medan.

Aktif Kopi Darat (Kopdar), Medan Drone sering sharing tentang trik-trik menggunakan drone. Komunitas ini biasanya berkumpul di tempat-tempat terbuka seperti Lapangan Benteng, Lapangan Merdeka dan Taman Cadika Pramuka.

"Kalau ngumpul nerbangin drone, tapi ganti-gantian. Selain itu juga nanya-nanya tentang aturan memainkan drone. Terus bagi-bagi job juga," kata Sardi.

Saat ini anggota komunitas Medan Drone sekitar 50 orang, namun Sardi mengaku tidak semua aktif saat berkumpul. Biasanya anggota akan mengambil video atau foto dari ketinggian dan mengunggahnya di akun Instagram.

"Ada rencana untuk bikin film, tapi belum terwujud. Jadi masih posting-posting di Instagram aja," katanya.

Komunitas terbuka untuk orang-orang yang ingin belajar menerbangkan drone. Sardi mengatakan, Medan Drone bisa dihubungi di Instagram @medandrone dan akan dijawab oleh admin.

"Syarat gabung Medan Drone harus punya drone dan rumahnya di Medan. Terus juga harus ada akun Line, karena kita diskusinya dari situ," ucapnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help