Semangat Baru Sumut

JR Saragih Turun Langsung Antisipasi 11 Jalur Mudik Natal dan Tahun Baru Rawan Macet

Pemerintahan Kabupaten Simalungun mengantisipasi beberapa titik yang difokuskan untuk dijaga agar aman dan kondusif.

JR Saragih Turun Langsung Antisipasi 11 Jalur Mudik Natal dan Tahun Baru Rawan Macet
Dokumentasi
Bupati Simalungun JR Saragih (kiri) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Bupati Simalungun JR Saragih turun langsung mengecek persiapan pengamanan jalur Liburan Natal dan Tahun Baru.

Pemerintahan Kabupaten Simalungun mengantisipasi beberapa titik yang difokuskan untuk dijaga agar aman dan kondusif.

Kasatpol Simalungun Ronny Butar-Butar mengatakan, bahwa pihaknya telah mengantisipasi beberapa lokasi yang kerap menjadi titik kemacetan saat liburan Natal dan Tahun Baru.

"Ada beberapa titik lokasi dari 11 pos yang disiapkan, yakni Perdagangan karena memiliki pintu masuk dari Kisaran, lalu ada pula destinasi wisata Parapat serta Simpang Dua yang merupakan pintu masuk dari Kaban Jahe, Berastagi, Karo yang datang dari Kecamatan Pematang Raya serta dari Balige, Tobasa yang datang dari arah Parapat serta datang dari arah Siantar," ujarnya di Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Baca: Dapat Bebas dari Penjara saat Natal, Narapidana Tanjunggusta Menangis

Bupati Simalungun JR Saragih mengaku demi mengantisipasi rawan kemacetan, maka Pemerintahan Kabupaten Simalungun juga bekerjasama dengan pihak terkait demi membuat Kabupaten Simalungun selalu aman.

"Di semua lokasi kita berkoordinasi dengan Polres Simalungun yang melibatkan 600 personil, TNI sekira 50 personil, kejaksaan 70 personil, serta Satpol PP terdapat 200 personil. Kami juga meminta kepada Camat, Pangulu hingga lurah untuk berkoordinasi dengan masyarakat guna mengantisipasi orang yang dianggap asing memasuki wilayah Simalungun," tegasnya.

Selain itu, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa waspada di perayaan Natal dan Tahun Baru tersebut.

"Bagi yang ingin mudik, maka titipkan kepada tetangga, Camat, Pangulu, Lurah sehingga bisa diketahui siapa saja yang datang serta periksalah kompor dan gas agar tidak terjadi kebakaran," lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Simalungun Liberty Marudut Panjaitan menambahkan bahwa pihaknya akan memfokuskan di beberapa titik seperti destinasi wisata, tempat ibadah serta pemukiman warga.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Siantar, Polres Tobasa serta Polres Samosir. Pasalnya, Kabupaten Simalungun diapit oleh tiga wilayah di Sumatera Utara," katanya.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help