Pernah Anda 'Ketindihan' Saat Tidur? Ini Penjelasan Logisnya Menurut Sains

Pernahkah Anda terbangun dari tidur dan mendapati diri tidak bisa bergerak dan berbicara, bahkan kesulitan bernapas?

Pernah Anda 'Ketindihan' Saat Tidur? Ini Penjelasan Logisnya Menurut Sains
John Henry Fuseli/Wikipedia
Lukisan John Henry Fuseli - The Nightmare 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pernahkah Anda terbangun dari tidur dan mendapati diri tidak bisa bergerak dan berbicara, bahkan kesulitan bernapas?

Apa yang Anda alami sering disebut sebagai "ketindihan" dalam tidur.

Walaupun sering dikaitkan dengan hal-hal supranatural, rupanya fenomena "ketindihan" memiliki istilah ilmiah, yaitu kelumpuhan tidur atau sleep paralysis.

Menurut Dr Jan Dirk Blom, kelumpuhan tidur adalah hasil dari disosiasi fase tidur kita.

Kondisi ini biasanya terjadi saat kita akan tertidur atau baru terbangun.

Baca: VIRAL, Aksi Penjarahan Toko Pakaian oleh Puluhan Orang Terekam CCTV, Tonton Videonya

Saat kelumpuhan tidur terjadi pada kita, dua aspek tidur REM (Rapid Eye Movement) muncul. 

Otot-otot tubuh menjadi rileks ke tingkat seperti lumpuh, sementara pikirannya terbangun, meskipun orang tersebut masih bermimpi dan tubuhnya tidak bisa bergerak.

"Tidur berbaring dengan kondisi seperti lumpuh akan membangunkan sistem kewasdapaan dalam otak yang dapat menimbulkan halusinasi sesosok makhluk sedang duduk di dada," kata Blom kepada Livesciencepada hari Senin (18/12/2017).

Baca: PATUT DITIRU, Remaja Masjid dan Warga Hindu Ikut Amankan Ibadah Natal

Halaman
123
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved