Home »

Cetak

Edisi Cetak Tribun Medan

Kapolda Nangis Nyanyikan Anakku Naburju, Perayaan Natal Bak Pesta Rakyat

Kapolda yang menggunakan kemeja batik kuning dan celana keper berwarna hitam, sesekali mengelap air matanya, sambil terus bernyanyi.

Kapolda Nangis Nyanyikan Anakku Naburju, Perayaan Natal Bak Pesta Rakyat
Tribun Medan/M Daniel Effendi Siregar
Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw dan keluarga menyambut para tamu yang datang ke rumah mereka, Senin (25/12/2017). 

MEDAN, TRIBUN-Kapolda Sumut Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Paulus Waterpauw meneteskan air mata saat menyanyikan lagu Batak Anakku Naburju. Spontan anak perempuannya naik ke panggung dan memberikan tisu kepada sang ayah.

Kapolda yang menggunakan kemeja batik kuning dan celana keper berwarna hitam, sesekali mengelap air matanya, sambil terus bernyanyi.

Lagu tersebut menceritakan pesan dan doa dari orangtua yang mengharapkan anak-anaknya jadi yang baik, saling tolong terlebih terhadap saudaranya. Dan, yang terpenting jangan lupa selalu berdoa meskipun sudah besar kelak.

Paulus bernyanyi ketika menggelar open house Natal di rumah dinas Kapolda, Senin (25/12). Ia menyumbang dua lagu, Sio Mamae dan Anakku Naburju. Namun, suasana berubah saat Paulus meneteskan air mata ketika menyanyikan lagu terakhir berjudul Anak Naburju.

Namun, tepuk tangan meriah terdengar usai Paulus menyanyikan lagu tersebut. Selanjutnya mikropon diberikan kepada Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto. Ia kemudian menyanyikan lagu Batak Didia Rokkaphi.

Open house tersebut mulai pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. Turut hadir Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, pejabat Polda Sumut, dan tokoh agama seperti, Uskup Agung Medan Anicetus Bongsu Antonius Sinaga OFM Cap.

Saat menerima para tamu Paulus beserta keluarga memberi sambutan dengan cara berjabat tangan. Beberapa tamu, bahkan memeluk Paulus, dan meminta foto bersama. Ia melayani permintaan tersebut secara ramah.

Sikap ramah juga ditunjukkan putra dan putri Kapolda Sumut. Mereka selalu meladeni para warga dan juga anak muda seusianya untuk berfoto bersama. Mereka tampak menikmati suasana berbaur dengan masyarakat.

Dua putri Kapolda Sumut dan satu putranya bahkan menunjukkan kebolehan mereka menari saat menyambut masyarakat yang diringi nyanyian lagu etnik yang ada di Sumut, seperti lagu Batak, Karo, dan beragam nyanyian lainnya.

Acara tersebut tampak seperti pesta rakyat. Sebab, para tamu berbaur dan secara bersama-sama menikmati hidangan aneka masakan nusantara. Lagu-lagu tradisional dan mancanegara dinyanyikan para undangan dan Trio Teratai dari anggota Brimobdasu.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help