JR Saragih Percantik GKPS Kongsilaita

Kepedulian Bupati Simalungun JR Saragih dalam mendukung kehidupan beragama terus dibuktikan.

JR Saragih Percantik GKPS Kongsilaita
Dokumentasi
Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih foto bersama pengurus panti asuhan Simalungun, Rabu (20/12/2017) 

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Kepedulian Bupati Simalungun JR Saragih dalam mendukung kehidupan beragama terus dibuktikan. Tidak sebatas  ikut mendukung pembangunan Islamic Center di Perdagangan, Kabupaten Simalungun. Dirinya juga mempercantik Gereja GKPS Kongsilaita di Pematang Raya.

Kehadiran wajah baru dari Gereja GKPS Kongsilaita di Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, ini mendapat respon positif dari masyarakat Sumatera Utara. Bagi mereka, gagasan yang datang dari sosok pria berdarah Simalungun memiliki ide yang cemerlang dalam memperdulikan keagamaan di Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Simalungun.

"Kami salut dengan Bapak JR, kemarin membangun Islamic Center, sekarang mempercantik Gereja," ucap Warga Siantar Lambot Siregar saat ditemui di Perayaan Natal Pemerintahan Kabupaten Simalungun bersama masyarakat di Gereja GKPS Kongsilaita, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Rabu (20/12).

Dengan dipercantiknya gereja tersebut, katanya, semakin membuat tata kota Kabupaten Simalungun semakin indah. Oleh karenanya, nama Kabupaten Simalungun kian dikenal banyak orang.

Baca: JR Saragih Siap Bangkitkan Sekolah GKPS

Baca: Masyarakat Menilai Sifat Sederhana JR Saragih Jadi Modal Utama

"Wajah baru ini menambah deretan keindahan yang ada di Kabupaten Simalungun, bahkan bisa dibilang gereja ini terbagus yang ada di Sumatera Utara," bebernya lagi.

Sementara itu, warga lainnya yakni Guston Karo ini menuturkan kehadiran gereja ini semakin membuat semangat dan harapan baru buat masyarakat beragama Nasrani semakin banyak datang ke tempat ibadah.

"Ide dari Bapak JR patut menjadi contoh buat kepala daerah lainnya yang perduli dengan tempat ibadah," paparnya.

Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan, kabupaten Simalungun memiliki banyak perbedaan suku, agama maupun golongan. Karena itu, dirinya berharap, melalui wajah baru dari Gereja GKPS Kongsilaita ini bisa bersatu dan bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui iman yang berbeda-beda. Sehingga kemajemukan ini tetap dipertahankan.

"Mari kita bersama-sama untuk membangun Tanah Habonaron Do Bona, saling menghargai, mengikat kesatuan untuk menjunjung tinggi Pancasila," katanya.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help