TribunMedan/

Natal Oikumene Bersama Pemko Siantar, Ribuan Orang Memadati Lapangan Haji Adam Malik

Ribuan warga larut dalam perayaan Natal Oikumene 2017 bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Natal Oikumene Bersama Pemko Siantar, Ribuan Orang Memadati Lapangan Haji Adam Malik
TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan
Ribuan umat Kristiani merayakan Natal Oikumene bersama Pemko Pematangsiantar, Kamis (28/12/2017 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Ribuan warga larut dalam perayaan Natal Oikumene 2017 bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar. Acara dimulai dengan prosesi (Pawai Khidmat) dari ruang data kompleks kantor Walikota Jalan Merdeka nomor 6 menuju lapangan H Adam Malik, Kamis (28/12/2017).

Panitia Oikumene yang diketuai Plt Sekda Resman Panjaitan. Pawai khidmat diikuti jajaran Forkopimda di antaranya Ketua DPRD Maruali Hutapea, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Robinson Tallupadang, Kapolres Pematangsiantar diwakili Kabag Sumda Kompol Baginda Sitohang, Pengkhotbah Ketua BKAG Sumut Pdt. Dr. Langsung Sitorus, para pimpinan gereja, panitia pelaksana.

Baca: Jabat Ketua KPU, Mulia Mundur dari Ketua GP Ansor, Ini Kata Yaqut Cholil

Baca: Hadiri Resepsi Pernikahan di Kampung Kabandungan, Jokowi dan Ibu Iriana Masuk dari Gang Sempit

Doa dipimpin Pdt Charles Aruan sebelum keberangkatan, peserta prosesi kemudian diiringi tiupan musik puji-pujian berjalan menuju lapangan H Adam Malik disambut tari-tarian dari PNB HKI sebanyak 20 orang penari. Kali ini diikuti ribuan orang, yang memadati lapangan Haji Adam Malik, Kelurahan Proklamasi.

"Bersama ribuan orang yang hadir bersama kita ini. Natal Oikumene tahun ini berlangsung dengan tema acara "Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah dalam Hatimu, (Kolose 3:15)", sub tema: Dengan damai Natal kita wujudkan kesatuan dan persatuan dalam Kebhinekaan demi Kesejahteraan Masyarakat Kota Pematangsiantar yang Mantap, Maju dan Jaya," kata Resman Panjaitan.

Walikota Hefriansyah, mengatakan, mengucap puji syukur. "Kita berbeda suku, silahkan kita berbeda tapi berbicara tentang Indonesia kita semua adalah saudara, kota ini adalah laboratorium politik di Provinsi Sumatera Utara, dan kota paling toleran antar umat beragama," katanya.

Panitia juga akan memberikan 23 kursi roda beserta alat pendengar kepada penyandang disabilitas sebagai kado Natal.

Tampak hadir dalam acara tersebut Danrem 022/PT Kol Arm Khoirul Hadi, Danrindam I/BB diwakili Wadan Kol Inf Rudy Jayakarta, Pabung Dim 0207/Sml Mayor Inf J. Tambunan, Kapolres Pematangsiantar diwakili Kabag Sumda, Walikota Pematangsiantar, Ketua DPRD, Ketua BKAG Pematangsiantar, para pendeta Gereja se-Kota Pematangsiantar.

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help