Home »

Taput

Libur Akhir Tahun, Pemandian Langka 'Air Soda' Diserbu Pengunjung

Menjelang akhir tahun lebih ramai, yakni tembus dari 400-800 orang per hari.

Libur Akhir Tahun, Pemandian Langka 'Air Soda' Diserbu Pengunjung
TRIBUN MEDAN/ Arjuna Bakkara
Pengunjung memadati kolam Pemandian Air Soda tepatnya di Desa Parbubu I, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Jumat (29/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

 TRIBUN-MEDAN.Com, TARUTUNG-Berbagai jenis kendaraan memadati lokasi parkiran Pemandian Air Soda tepatnya di Desa Parbubu I, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Pengunjung berendam ria menikmati liburan mereka, Jumat (29/12/2017).

Minar Sihite (81), pengelola tempat tersebut mengatakan, objek wisata yang dia buka sejak tahun 1973 itu memang selalu ramai dikunjungi. Namun, berbeda dengan hari biasa, jumlah wisatawan meningkat pada liburan akhir tahun.

Katanya, hari biasa 50 hingga 300 orang akan datang berendam per hari. Menjelang akhir tahun lebih ramai, yakni tembus dari 400-800 orang per hari.

"Setiap akhir tahun memang jauh lebih ramai dibanding hari biasanya,"sebutnya.

Baca: Hotel Santika Medan Meriahkan Malam Pergantian Tahun dengan Carnaval Party

Baca: Bahas K3perawanan Nafa Urbach, Program Hotman Paris Show Mendapat Teguran KPI

Ajaibnya, kata Minar bercucu 27 orang ini,  hanya ada dua kolam air soda di dunia. Satu kolam di negara Venezuela dan satunya lagi di Tarutung, Sumatera Utara.

Delfi, satu dari pengunjung yang datang dari Pulau Jawa mengaku sengaja datang ke tempat ini. Alasannya, pemandiamln satu ini berbeda dengan yang lain. Berendam di dalam air soda bagi Delfi rasanya luar biasa.

Delfi (38) menuturkan, dia baru pertama kali menginjakkan kaki di Tempat ini. Mereka sudah lama merencanakan liburan ke Air Soda. Saat liburan penghujung tahun sebelumnya, dia berwisata di tempat lain.

"Selama ini dengar dari orang-orang saja. Tapi akhirnya kemari juga. Di sini berbeda, meski begitu banyak pemandian yang pernah saya kunjungi,"jelasnya.

Menurutnya, perbedaan air ini yakni, di tempat lain tidak ditemui pemandian yang memiliki rasa yang mirip dengan air soda atau air berkarbonasi. Pengalaman Delfi kerika pertama kali berenang di kolam air soda ini, matanya terasa sedikit perih seperti ketumpahan gelembung-gelembung soda. 

Terpantau, pengunjung memenuhi kolam berkedalaman 160 sentimeter dan berbentuk setengah lingkaran ini. Khusus anak-anak, pengelola menyediakan pelampung yang dapat dibeli langsung di tempat itu.(Cr1/Tribunmedan.Com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help