Edisi Cetak Tribun Medan

Polisi Tembak Mati Tiga Bos Rampok, Kombes Pol Dadang Kirim Pesan kepada Kawanan Garong 

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto punya pesan khusus terhadap kawanan rampok dan begal, yang masih nekat melakukan aksi kejahatan.

Polisi Tembak Mati Tiga Bos Rampok, Kombes Pol Dadang Kirim Pesan kepada Kawanan Garong 
Tribun Medan/Array
Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja bersama Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing memperlihatkan jasad tersangka rampok bernama Enggar di kamar jenazah RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Sabtu (11/11/2017) 

TRIBUN -MEDAN.com- Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto punya pesan khusus terhadap kawanan rampok dan begal, yang masih nekat melakukan aksi kejahatan.

Di RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Dadang secara tak langsung memberikan sinyal akan mengirim mereka yang melakukan kejahatan jalanan ke kamar jenazah.

Pada kesempatan tersebut, Dadang mengaku, sudah menindak tegas tiga pimpinan rampok yang kerap beraksi di Kota Medan.

"Saya punya pesan bagi mereka-mereka itu! Kalian, begal, rampok, jangan coba-coba main di Medan. Kalau kalian masih tetap main, kemanapun akan saya kejar sampai ke ujung dunia," kata Dadang, Jumat (29/12) sore.

Ia mengatakan, ucapan tersebut sudah terbukti dengan menembak mati tiga gembong rampok. Mereka yang mati kena timah panas petugas adalah Raja Amin Siregar alias Raja (33), warga Jalan Beringin; Pasar VII, Kecamatan Medan Tembung; Safaruddin Siregar alias Serak (38), warga Jalan Denai Gang Muslim; dan M Egi Rival alias Egi (23), warga Jalan Cangkuk IV, Gang Keluarga.

"Tersangka Raja ini otak pelaku perampokan guru di Jalan Mabar. Dia adalah pelaku utama," ungkap Dadang. Pada 13 Desember kemarin, Raja bersama empat komplotannya merampok sepeda motor Yunita, guru agama Buddha sekolah swasta di Medan. Saat dirampok di Jalan Mabar, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan, Yunita, yang merupakan warga Jalan Sei Kera, Gang Pribadi, melawan.

Takut aksinya diketahui, Raja dan komplotannya menyeret-nyeret Yunita lalu melindas kakinya hingga remuk. Aksi para tersangka ini sempat terekam kamera CCTV yang ada di rumah warga. Kemudian, rekaman aksi keji para pelaku ini beredar di media sosial dan viral.

"Kalian, begal dan rampok, pasti kami tangkap! Uang yang kalian peroleh dari kejahatan itu akan menyengsarakan kalian di akhirat," ungkap Dadang. Ia menambahkan, ketiga perampok yang ditembak mati adalah residivis yang sudah empat kali keluar masuk penjara.

Berdasar catatan kepolisian, sudah ada puluhan laporan yang melibatkan ketiga tersangka. Selain menangkap ketiga pimpinan rampok tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan bersama Polsek Medan Timur dan Polsek Percut Seituan menangkap tiga anggota rampok lainnya.

Mereka adalah M Ridho Padang alias Ridho (24), warga Jalan Rawa Cangkuk IV, Medan Denai; M Ihsan Siregar alias Ihsan (27), warga Jalan Beringin Pasar VII Tembung; dan Arif Fadillah alias Kibo (26), warga Jalan Pasar III Tembung, Gang Alimarta.

Halaman
123
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved