Home »

Video

Jelajah Medan, Menikmati Durian Sidikalang di Warung Durian Pelawi

Tidak lengkap rasanya jika ke Kota Medan, tidak menimati buah durian. Buah yang disebut-sebut sebagai rajanya buah ini

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tidak lengkap rasanya jika ke Kota Medan, tidak menimati buah durian. Buah yang disebut-sebut sebagai rajanya buah ini, kini sedang membanjiri Kota Medan.

Salah satunya pedagang durian yang bertempat di Jalan Sunggal, atau biasa di sebut Durian Pelawi.

Buah durian di datangkan langsung dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, merupakan salah satu andalan dari Sumatera Utara, sehingga menjadi incaran para penikmag buah durian.

Durian dengan nama latin Durio Zibethinus di percaya berasal dari Asia Tenggara. Sebagai buah yang tumbuh di iklim tropis, durian telah menjadi salah satu buah khas asal Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

Durian adalah buah musiman, yang terkadang bisa di nikmati sekali setahun, atau dua bulan saja. Namun semakin berkembangnya dunia teknologi, kini durian sudah dapat di nikmati setiap bulan seperti saat ini.

Salah seorang pedagang Durian Pelawi, Reza mengatakan buah durian yang sering tersedia di Durian Pelawi, biasanya berasal dari Sidikalang, Pardomuan dan Sibolga.

"Kalau harga biasa yang ukuran paling besar Rp 50 ribu, yang sedang sekitar Rp 40 ribu. Pokoknya kalau harga masih sangat terjangkaulah," kata Reza, Senin (1/1/2018).

Reza menambahkan, bahwa biasanya masyarakat Kota Medan menggemari rasa durian yang manis pahit dan kalau warna buah durian yang condong kuning.

"Pembeli banyak suka yang rasanya pahit, karena biasanya lebih manis dan lezat," ujar Reza.

Sementara itu, seorang pecinta durian asal Medan, Nina Afni warga Jalan Kapten Muslim ini mengatakan setiap musim durian dirinya pasti selalu menyempatkan untuk makan durian, apalagi di durian Pelawi rasanya sangat enak, duriannya pilihan.

"Kalau saya sudah nggak bisa dihitung kesini berapa kali, tiap tahun pokoknya selama orang ini buka,“ katanya.

“Durian kan bermacam-macam ada yang putih dan kuning. Tapi saya lebih suka yang kuning, karena rasanya manis tapi ada sedikit pahitnya,“ tutup Afni.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help