Selama Natal dan Tahun Baru, Puskesmas di Simalungun Buka 24 Jam

Pemerintah Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan JR Saragih tetap memfokuskan pelayanan kesehatan selama Natal dan Tahun Baru.

Selama Natal dan Tahun Baru, Puskesmas di Simalungun Buka 24 Jam
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Ribuan warga dari berbagai daerah liburan ke destinasi wista Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Senin (1/1/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, PARAPAT - Pemerintah Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan JR Saragih tetap memfokuskan pelayanan kesehatan selama Natal dan Tahun Baru.

Layanan kesehatan tetap menjadi yang diutamakan selain keamanan arus lalu lintas.

"Pelayanan kesehatan tetap prioritas kami. Kami juga bekerjasama dengan Siantar dan Medan. Hal ini dalam rangka bila ada rujukan rumah sakit ketika wisatawan mau pun masyarakat yang mengalami kondisi yang cukup parah saat liburan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Simalungun Jan Maurisdo Purba, Minggu (31/12/2017).

Menurutnya, Kabupaten Simalungun juga mengoperasikan pelayanan kesehatan selain di sejumlah titik maka puskesmas dan Rumah Sakit yang dimilikinya juga beroperasi 24 jam.

Baca: Indra Dibacok OTK pada Malam Tahun Baru, Begini Suasana di Rumah Duka

"Untuk penanganan difokuskan pada Unit Gawat Darurat serta pelayanan pada ibu-ibu hamil karena memang dua hal ini paling banyak terjadi di musim liburan, terkecuali di Parapat yang memiliki wilayah perairan," lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan ambulance serta para medis yang ditempatkan di semua titik lokasi yang menjadi rawan kecelakaan, termasuk bekerjasama dengan seluruh rumah sakit yang ada di Simalungun, Siantar maupun di Medan sekaligus.

"Kita bekerjasama dengan pihak kepolisian guna menempatkan seluruh personil kesehatan yang ada di semua titik lokasi yang menjadi pusat keramaiañ maupun pintu masuk menuju Simalungun," paparnya.

Baca: TONTON LIVE STREAMING Burnley vs Liverpool Malam Ini Pukul 22.00 WIB

Jan Maurisdo juga menambahkan untuk jumlah personil yang diturunkan sebanyak 100 orang yang dibagi ke dalam tiga shift. Di mana, setiap pos nya menempatkan hingga tiga hingga lima orang.

"Di setiap pos tentunya terdapat perawat, dokter hingga pekerja ambulance. Selain wisatawan, masyarakat Simalungun pun juga bisa meminta pertolongan pertama dari sisi kesehatan dengan cepat," lanjutnya.

Bupati Simalungun menegaskan bahwa pelayanan kesehatan menjadi syarat mutlak bagi siapa pun yang ada di Kabupaten Simalungun. Katanya, kesehatan adalah harta berharga yang harganya sangat mahal.

"Pelayanan kesehatan dibutuhkan oleh masyarakat sehingga masyarakat memiliki pegangan hidup sehingga mereka tidak merasa kehilangan arah, tak terkecuali wisatawan karena wisatawan yang ada di Kabupaten Simalungun menjadi tanggung jawab kami," jelasnya.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved