TribunMedan/

Banyak Narkoba, Warga Protes ke Kecamatan Minta Kepling Dicopot dari Jabatan

Kedatangan mereka dikarenakan memprotes kinerja Kepala Lingkungan (kepling) di daerah tersebut bernama Suryati.

Banyak Narkoba, Warga Protes ke Kecamatan Minta Kepling Dicopot dari Jabatan
Puluhan warga di Lingkungan VII, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru protes minta kepala lingkungan dicopot. Warga menuding kepling bernama Suriati membiarkan adanya aktivitas kumpul kebo di salah satu rumah kos-kosan, Selasa (2/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Puluhan warga Lingkungan VII kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru kembali mendatangi Kantor Kecamatan Medan Baru Jalan Rebab Medan, Selasa (2/1/2018).

Kedatangan mereka dikarenakan memprotes kinerja Kepala Lingkungan (kepling) di daerah tersebut bernama Suryati.

Delriadi, salah satu warga mengatakan bahwa di daerah tempat tinggalnya banyak peredaran narkoba.

Selain itu, banyak kos-kosan campur antara pria dan wanita. Sehingga, warga menilai diduga banyak yang melakukan seks bebas.

"Kepling Suryati yang sekarang ini tidak peduli dengan apa yang disampaikan, baik keluhan dan keresahan di lingkungan tersebut," kata Delriadi.

Baca: Jaringan Bermasalah, Pelayanan e-KTP di Disdukcapil Medan Terganggu

Ia pun menuturkan, banyak warga yang mengadu, tapi didiamkan saja sama kepling. Padahal, apa yang diadukan oleh warga sudah terlihat di depan kepling Suryati.

"Kemarin itu, kami warga sini kumpul, kami usir bandar narkoba di situ, kami kejar sendiri. Kami gak terima lingkungan kami jadi tempat peredaran barang haram, sementara kepling Suryati hanya diam saja," lanjut Delriadi.

Baca: Camat Medan Baru Pertimbangkan Keresahan Warga Terhadap Kepling

Sementara itu, Usmar Chan, warga juga memprotes terkait informasi Surat Keterangan (SK) Pengangkatan Kepling yang dikeluarkan Camat dengan menunjuk langsung anak dari kepling yang terdahulu.

"Belum selesai soal kinerja kepling yang sekarang, sudah mau digantikan oleh anaknya yang bernama Sari. Kami tolak SK pengangkatan itu," tegas Usmar Chan yang juga didaulat sebagai tokoh masyarakat di Lingkungan VII.(*)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help