Hari Perdana Kerja 2018, Sekitar 26 Persen PNS Tak Masuk Kerja

Wali kota menyampaikan apresiasi kepada para aparatur sipil negara dan tenaga harian yang mengikuti apel perdana di awal januari 2018.

Hari Perdana Kerja 2018, Sekitar 26 Persen PNS Tak Masuk Kerja
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Wali Kota Siantar Hefriansyah melakukan sidak ke kantor Dishub di hari perdana kerja pasca Tahun Baru 2018, Selasa (2/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pemerintah Kota Pematangsiantar mengawali tugas pelayanan dengan pelaksanaan apel pagi yang dipimpin langsung Wali kota Hefriansyah.

Sekitar 70 persen Aparatur Sipil Negara hadir di lingkungan Sekretariat Daerah mengikuti apel di halaman Balai Kota Jalan Merdeka nomor 6 Selasa (2/1/2018).

Wali kota menyampaikan apresiasi kepada para aparatur sipil negara dan tenaga harian yang mengikuti apel perdana di awal januari 2018.

Ia juga mengimbau agar ASN meningkatkan semangat kerja, utamakan pelayanan kepada masyarakat.

Baca: Hari Pertama Kerja Sebanyak 130 PNS Tidak Masuk, Wali Kota Medan Janji Beri Tindakan Tegas

"Seiring dengan perkembangan zaman kita dituntut untuk bekerja luar biasa, untuk itu mari tingkatkan inovasi dan kreasi dalam bekerja, marilah bersama-sama kita jaga soliditas, kekompakan dan persatuan karena kita adalah garda terdepan dalam mempertahankan kota Pematangsiantar sebagai The Most Tolerance City agar lebih mantap, maju dan jaya," katanya.

Setelah melaksanakan apel perdana, para petinggi Pemko Pematangsiantar dibagi tiga tim untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke perangkat daerah (OPD). Walikota melalui Plt Sekda Resman Panjaitan telah mengeluarkan Surat Perintah Tugas Nomor :
800/10046/XlI/2017 tanggal 29 Desember 2017.

"Surat perintah tersebut tentang pembentukan Tim Sidak (Inspeksi Mendadak) yang dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 2 Januari 2018 sebagai program rutin pemerintah untuk melihat sejauh mana tingkat
kedisiplinan ASN dalam melayani masyarakat, khususnya kehadiran pada hari pertama kerja," jelas Humas Gilbert Ambarita.

Ketiga tim tersebut antara lain, tim satu diketuai langsung Plt Sekda, tim dua diketuai oleh Inspektur, Robert Dontes Simatupang dan tim tiga diketuai oleh Asisten Administrasi  Pembangunan Drs. M Akhir Harahap.

"Dari hasil sidak diketahui, bahwa tingkat kehadiran ASN pada umumnya cukup signifikan yaitu sekitar 74 persen di masing-masing OPD. Selain itu Walikota secara mendadak juga melakukan kunjungan di Kecamatan Siantar Martoba," kata Gilbert.

Saat sidak, Walikota menekankan kepada  semua OPD melalui BKD agar semua pimpinan OPD diberikan kewenangan untuk memberikan sanksi tegas bagi ASN yang tidak hadir tanpa alasan, dan memberikan reward bagi yang berprestasi atau bekerja disiplin isiplin baik sesuai aturan dan peraturan yang berlaku.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help