Silangit Jadi Bandara Internasional, Ini yang Dilakukan Pihak Imigrasi

Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara yang telah ditetapkan sebagai bandara internasional oleh Presiden, Joko Widodo pada 24 November 2017.

Silangit Jadi Bandara Internasional, Ini yang Dilakukan Pihak Imigrasi
Bagian Humas dan Keprotokolan Taput
Maskapai full service Batik Air mendarat di Bandara Internasional Silangit, Jumat (1/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara yang telah ditetapkan sebagai bandara internasional oleh Presiden, Joko Widodo pada 24 November 2017 .

Hal ini membuat Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Kanwil Kemenkumham Sumut) melakukan pembenahan.

Sebab, Bandara Silangit yang telah menjadi salah satu pintu gerbang wisatawan mancanegara, saat ini akan terus disinggahi penerbangan internasional.

Adapun wisatawan asing yang masuk melalui bandara tersebut untuk berkunjung ke Danau Toba.

Baca: Delapan PNS Bolos di Hari Kerja Pertama 2018, Wali Kota Bakal Beri Sanksi Tegas

"Bandara Silangit sudah diresmikan pak Presiden menjadi Airport Internasional di Bandara Silangit. Dalam seminggu ada tiga kali penerbangan rute, Singapura-Silangit dan Silangit-Singapura. Tentunya akan banyak turis asing yang datang melalui bandara itu, khususnya untuk ke Danau Toba," kata Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sumut, Sutrisno, Selasa (2/1/2018).

Sutrisno mengatakan kehadiran Bandara Silangit Internasional Airport dapat memberikan multiplayer efek kepada pihak terkait dan para turis asing.

Ia mengklaim fasilitas imigrasi di Bandara Silangit sudah bertaraf internasional. Namun, masih ada fasilitas yang belum maksimal bila dilihat secara langsung di Bandara Silangit dan akan terus dibenahi.

Baca: Batik Air Mendarat di Bandara Internasional Silangit, Patok Target Tinggi karena Budaya Batak

"Untuk kami imigrasi, disana ada dua konter untuk kedatangan dan dua konter untuk keberangkatan. Serta petugas kita yang selalu standbye disana. Paling banyak ada 6 orang petugas imigrasi. Karena, belum banyak yang dikerjakan. Tapi tentunya akan ada pembenah," ucap Sutrisno.‎

‎Untuk diketahui, Bandara Internasional Silangit kini memiliki landas pacu dengan panjang 2.650 meter dan lebar 45 m sehingga bisa darati pesawat jenis Boeing 737.‎ Silangit sebelumnya adalah bandara perintis dengan panjang runway 1.850 m dan lebar 30 m.

Perubahan status menjadi bandara Internasional, pemerintah pusat berharap dapat menjaring wisatawan mancanegara yang berasal dari Hongkong, Taiwan, India dan Cina bagian Selatan untuk berkunjung ke Danau Toba melalui Bandara Silangit.(*)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help