Jual Sabu Untuk Betulkan Makam Ibu, Pengakuan Pengedar Sabu Ini Buat Geram Polisi

Pengedar sabu bernama Rahman Efendi Sinaga (32) terseok-seok setelah kaki kirinya ditembak petugas.

Jual Sabu Untuk Betulkan Makam Ibu, Pengakuan Pengedar Sabu Ini Buat Geram Polisi
Dua pengedar narkoba yang satu diantaranya terpaksa ditembak petugas karena berusaha kabur. Saat ini keduanya tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Percut Seituan, Kamis (4/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Pengedar sabu bernama Rahman Efendi Sinaga (32) terseok-seok setelah kaki kirinya ditembak petugas.

Pengedar sabu ini ditangkap saat bertransaksi di bantaran sungai Jalan Pelajar, Gang Mawar, Kecamatan Medan Denai.

Selain menangkap Efendi, polisi turut mengamankan Andi Pratama (28). Dari tangan kedua tersangka, disita 600 gram sabu yang dikemas ke dalam beberapa plastik transparan berukuran sedang.

Saat dihadirkan dalam gelar pemaparan, Efendi mengaku narkoba itu milik Taufik. Ia adalah warga Jalan Bromo.

Ketika ditanya apa alasannya mengedarkan sabu, pelaku membuat petugas kesal. Ia memberikan alasan yang terkesan mengada-ada.

"Kalau berhasil jual sabu ini, saya mau betulkan makam ibu saya," ungkap Rahman di hadapan Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahaean, Kamis (4/1/2018).

Mendengar hal itu, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Philip Antonio Purba menyenggak tersangka. Philip meminta agar pelaku tidak membawa-bawa ibunya yang sudah tiada.

"Kamu jangan alasan gitu! Coba yang betul, untuk apa uang narkoba itu," kata Philip. Pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini kemudian mengatakan ingin membeli sepeda motor.

"Rencana akan saya belikan sepeda motor Ninja pak. Selebihnya untuk keperluan sehari-hari," katanya.

(Ray/tribun-medan.com)

Tags
pesta sabu
Penulis: ArgusA
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help