Edisi Cetak Tribun Medan

Masuk 2018, Sinabung Erupsi Sudah Delapan Kali Terjadi

Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo kembali terjadi, Rabu (3/1), tepat pukul 11.31 WIB. Tinggi

Masuk 2018, Sinabung Erupsi Sudah Delapan Kali Terjadi
istimewa/grup laporan pantau sinabung
Masyarakat di kaki Gunung Sinabung saat melihat erupsi. Terjadi erupsi dibarengi gempa pada pukul 07.40 WIB, Sabtu (2/12/2017) 

 TRIBUN - MEDAN.com- Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo kembali terjadi, Rabu (3/1), tepat pukul 11.31 WIB. Tinggi tinggi kolom abu sekitar 2.000 meter.

Sejak awal 2018, kurang lebih delapan kali erupsi Gunung Sinabung terjadi.

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Sinabung Armen Putra mengatakan, dari catatan pihaknya, pada 2018 kurang lebih ada tujuh kali terjadinya erupsi. Pada 1 Januari kemarin, abu vulkanik tertinggi karena erupsi terjadi sekitar 2,8 kilometer.

Sementara pada Selasa, 2 Januari 2018, tercatat tiga kali terjadi erupsi. Di antaranya pukul 06.27 WIB, terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu 2.000 meter dengan amp 110 mm dan lama gempa 261 detik. Angin mengarah ke Barat-Selatan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo Natanail Peranginangin mengatakan, arah erupsi kali ini menuju timur dan timur laut di Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Namanteran.

Baca: Penentuan Besaran UMSK Deliserdang Ditentukan Pekan Depan

Baca: Mengerikan Ancaman Donald Trump Bagi Rakyat Ini saat Tak Dukung Yerusalem Ibu Kota Israel

"Arah angin mengarah ke Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Namanteran. Saat ini kami sedang meninjau ke lokasi," katanya lewat sambungan telepon seluler.

Ia menjelaskan, saat ini petugas BPBD bersama Polsek Simpang Empat, Polres Karo melakukan pembagian masker dan membersihkan pohon yang menghalangi pelang zona merah.

"Saat ini kita sedang membagikan masker kepada masyarat, yang terkena paparan abu. Dan juga membersihkan pohon-pohon yang menghalangi pelang larang masuk ke zona merah, yang mulai tertutupi," katanya.
Pria bertubuh gempal tersebut mengimbau warga agar tidak memasuki daerah yang saat ini terkena paparan erupsi. "Saya mengimbau warga agar tidak masuk ke zona merah ini dan sekaligus mengecek rumah kosong yang ditinggalkan para pengungsi," katanya.

Halaman
12
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved