Tertangkap Lakukan Pungli, Kepala Desa Sampali Tidur Dibalik Jeruji Selama 14 Bulan

Pembacaan putusan hukuman itu disampaikan Ketua Majelis Hakim, Mian Munthe di Ruang Cakra II Pengadilan Tipikor pada PN Medan

Tertangkap Lakukan Pungli, Kepala Desa Sampali Tidur Dibalik Jeruji Selama 14 Bulan
Tribun Medan/Mustaqim
Sri Wardani Kades Sampali dan Kaur Ekonomi Desa Sampali, Kabupaten Deliserdang dijatuhi hukuman oleh majelis hakim pengadilan tipikor medan karena melakukan pungli sebesar Rp 5 juta untuk pengurusan surat sengketa tanah, Kamis (4/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Desa Sampali, Kabupaten Deliserdang, Sri Wardani harus rela tinggal di balik jeruji selama 14 bulan.

Setelah majelis hakim PN Medan menetapkan hukuman untuk terdakwa pelaku pungli tersebut.

Pembacaan putusan hukuman itu disampaikan Ketua Majelis Hakim, Mian Munthe di Ruang Cakra II Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Kamis (4/1/2018).

"Pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," kata hakim, Mian.

Hakim menilai terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas pungli.

Baca: Masih Ingat Jalan Ceret yang Rusak Berat Seperti Lintasan Offroad? Begini Kondisinya Sekarang

Selain menghukum Kades Sampali, majelis hakim juga menjatuhi hukuman terhadap Kepala Urusan (Kaur) Ekonomi Desa Sampali, Deliserdang, Sri Astuti selama satu tahun penjara.

Sama seperti Sri Wardani, Sri Astuti juga dikenakan Pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca: ASTAGA! Sepeda Motor Goib Dicuri Dua Pria Ini, Begini Kronologinya

Seperti diketahui, keduanya ditangkap petugas Polrestabes Medan pada Agustus 2017 lalu di kantor Desa Sampali, Kabupaten Deliserdang.

Dari tangan keduanya petugas mengamankan barangbukti uang sebesar Rp 5 juta milik warga yang ingin melakukan pengurusan surat silang sengketa tanah.(*)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help