Home »

Cetak

Edisi Cetak Tribun Medan

Tak Jadi Diusung Golkar dan Nasdem pada Pilgub Sumut, Tengku Erry Peluk Edy Rahmayadi

Setelah Partai Golkar menarik dukungan dari Erry, beberapa saat kemudian Partai NasDem juga melakukan hal serupa.

Tak Jadi Diusung Golkar dan Nasdem pada Pilgub Sumut, Tengku Erry Peluk Edy Rahmayadi
Tribun Medan
Ketua DPW NasDem Tengku Erry Nuradi serahkan SK Cagub kepada Edy Rahmayadi 

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA - Peluang Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi bertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2018 nyaris pupus.

Pasalnya, satu per satu partai yang awalnya mengusungnya sebagai bakal calon (balon) Gubernur Sumut periode 2018-2023 menarik dukungan.

Setelah Partai Golkar menarik dukungan dari Erry, beberapa saat kemudian Partai NasDem juga melakukan hal serupa.

Kedua partai tersebut memberikan dukungan kepada pasangan Edy Rahamayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck).

Erry menyerahkan SK Pilkada kepada Edy di Kantor DPP NasDem, Jalan Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018).

Baca: Dibuang NasDem dan Golkar, Tengku Erry Mau Tiket Pilgub dengan Merapat ke Cikeas

Jadi total, pasangan Edy-Ijeck mendapat dukungan lima partai. Sebelumnya mereka medapat dukungan dari Gerindra, PKS, dan PAN. Total Edy-Ijeck mendapat dukungan 50 dari 100 kursi di DPRD Sumut.

Rinciannya, Gerindra 13 kursi, PKS sembilan kursi, PAN enam kursi, Golkar 17 kursi, dan NasDem lima kursi.

Sisa 46 kursi lainnya masih diperebutkan dua balon Gubernur Sumut lainnya, Djarot Saiful Hidayan dan JR Saragih.

Hingga kemarin malam, Djarot masih didukung PDI yang memiliki 16 kursi di DPRD Sumut. Sedangkan JR Saragih diusung Partai Demokrat dan dan PKPI, yang masing-masing memiliki 14 kursi dan tiga kursi di Dewan Sumut.

Halaman
1234
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help