Ketatnya Pengawasan Panwaslih saat Ashari Tambunan Daftar ke KPU

Proses pendaftaran bagi balon itu mulai berjalan selama tiga hari mulai besok Senin, (8/1) dan akan berakhir hingga Rabu mendatang.

Ketatnya Pengawasan Panwaslih saat Ashari Tambunan  Daftar ke KPU
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
Bupati Ashari Tambunan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Deliserdang menyebut akan melakukan pengawasan secara khusus dan melekat ketika tahapan Pilkada untuk pendaftaran bagi Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang di kantor KPU berjalan.

Proses pendaftaran bagi balon itu mulai berjalan selama tiga hari mulai besok Senin, (8/1) dan akan berakhir hingga Rabu mendatang.

Ketua Panwaslih Deliserdang, Asman Siagian menyebut orang yang berstatus sebagai pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak ikut-ikutan dalam berpolitik.

" Jadi pada saat petahana mendaftar nanti ya akan kita lihat apakah ada ASN yang dilibatkan. Kan memang gak boleh terlibat ASN. Terus ada kendaraan plat merah tidak?. Atau hal-hal lain yang menyangkut soal
fasilitas negara. Kita melakukan pengawasan melekat utamanya untuk petahana karena memungkinkan gunakan fasilitas negara seperti mobil dinas dan melibatkan ASN,"ujar Asman Siagian Minggu, (7/1/2018).

Baca: Polisi Tembak 2 Tersangka Pencuri Kabel Telkom

Baca: Edy Rahmayadi Yakin Raup Suara dari Pendukung Tengku Erry

Baca: Besok Pagi Penentuan Upah Minimum Sektoral Kabupaten Deliserdang

Sebagai bagian dari bentuk pencegahan lanjut Asman, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Bupati Ashari Tambunan yang juga sebagai bakal calon petahana. Menurutnya ini sangat perlu untuk diingatkan lantaran lebih baik mencegah dari pada melakukan penindakan. Ia berharap agar para ASN juga menyadari apa tugas dan fungsinya masing-masing.

" Ya, isinya kira-kira jangan libatkan ASN dan gunakan fasilitas negara untuk kepentingan Pilkada. Jika ada ya akan kita tindaklanjut. Aturannya itu sudah jelas dilarang melibatkan ASN. Makanya kita sekarang sudah bentuk tim selama masa pendaftaran di KPU. Tim itu terdiri dari empat orang, satu kordinator tiga lagi anggota,"kata Asman. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help