TribunMedan/

NPC Desak Dispora agar Pekan Olahraga Pelajar Difabel Segera Diadakan di Sumut

NPC Sumatera Utara mendesak Dispora Sumut untuk mengadakan Pekan Olahraga Pelajar Difabel.

NPC Desak Dispora agar Pekan Olahraga Pelajar Difabel Segera Diadakan di Sumut
TRIBUN MEDAN/Victory
Wakil Ketua Bidang Prestasi NPC Sumut, Mazrinal Nasution 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

Tribun-Medan.com, MEDAN - National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara mendesak Dispora Sumut untuk mengadakan Pekan Olahraga Pelajar Difabel.

Hal ini disebabkan, minimnya kejuaraan bagi atlet pelajar difabel tingkat provinsi di Sumut. Wakil Ketua Bidang Prestasi NPC Sumut, Mazrinal Nasution mengatakan telah 20 kejuaraan yang dulunya disebut Popcada ini tidak pernah bergulir di Sumut.

""Pekan Olahraga Pelajar Difabel sudah 20 tahun tidak pernah berlangsung di Sumatera Utara. Hal ini cukup miris melihat perkembangan olahraga bagi para disabilitas ini semakin diminati. Untuk itu kami berharap pemerintah peduli untuk mengadakannya," jelasnya di Hotel Grand Kanaya, Medan, Minggu (7/1/2018).

Baca: Tak Melulu untuk Kekasih, Ini Pesan Film Surat Cinta untuk Starla

Baca: Ulasan Psikolog soal Video Syur Wanita Dewasa dan 2 Bocah Bikin Merinding, Gara-gara Hasrat

Bagi pria berkemeja biru ini, kejuaraan tingkat pelajar di tingkat provinsi sangat penting. Hal ini berdampak untuk pembinaan atlet sejak dini. Dimulai dari pencarian atlet dari setiap kabupaten/kota di Sumut. "Setiap kejuaraan memiliki jenjang, kejuaraan pelajar di tingkat kabupaten/kota lalu ketingkat provinsi. Maka dari tingkat provinsi ini, kita tahu untuk mengirimkan atlet menuju Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas)," ungkapnya.

Mazrinal mendesak pada tahun akhir 2018 ini, Pekan Olahraga Pelajar Difabel dapat segera terealisasi.

"Kita harapkan di bulan 10 atau 11 kejuaraan ini dapat bergulir. Tapi bila itu pun tidak bisa, di tahun anggaran 2019 dapat berjalan," tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini NPC Sumut tengah melakukan pembinaan intensif jangka panjang. Dimana 3 sampai 4 tahun kedepan, akan mencaei bibit atlet pelajar level kedua untuk menggantikan senior yang mulai memasuki umur pensiun.(cr10/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help