Home »

Sport

» Basket

Pecatur Anna Muzychuk Tolak Bermain di Saudi Arabia, Sedangkan Pemain Catur Israel Ditolak Masuk!

Atlet catur puteri asal Ukraina, Anna Muzychuk harus kehilangan gelar juara dunia setelah ia menolak ikut dalam kejuaraan dunia catur cepat

Pecatur Anna Muzychuk Tolak Bermain di Saudi Arabia, Sedangkan Pemain Catur Israel Ditolak Masuk!
Kompas.com
Atlet catur puteri asal Ukraina, Anna Muzychuk

TRIBUN-MEDAN.COM - Atlet catur puteri  asal Ukraina, Anna Muzychuk harus kehilangan gelar juara dunia setelah ia menolak ikut dalam kejuaraan dunia catur cepat di Riyadh, Saudi Arabia.

Muzychuk menolak mempertahankan gelar juara dunia sebagai protes pelaksanaan kejuaraan di Saudi Arabia.

Muzychuck mengaku memprotes tindak diskriminasi pemerintah negara tersebut terhadap kebebasan para wanita.

"Tentu saya sedih kehilangan gelar juara, lebih menyesal daripada kehilangan kesempatan mendapatkan hadiah uang,"  kata Muzychuk.

Kejuaran dunia yang diselenggarakan Federasi catur Dunia (FIDE) ini  menyediakan hadiah total 2 juta dolar AS.

Jika Muzychuk mampu mempertahankan gelar juara diunia, ia akan mendapat imbalan sebesar 160.000 dolar AS.

Muzychuk menyebut latar belakang keputusannya untuk tidak datang ke Saudi Arabia adalah pengalamannya yang buruk  saat mengikuti kejuaraan catur di Teheran, Iran pada Februari tahun lalu. 

Dalam kejuaraan tersebut, para pemain  puteri wajib mengenakan baju panjang dan hijab.

"Saya merasa tak nyaman saja secara fisik. FIDE seharusnya memilih negara tuan rumah yang memberi kenyamanan pada para atlet saat bertanding," kata Muzychuk.

Pada 23 Desember lalu, Muzychuk mengunggah pesan lewat akun Facebook-nya.

Halaman
123
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help