Pengedar Sabu Menitikkan Air Mata saat Ditangkap Polisi

Seorang sopir angkot, Junika alias Jon Kero (37) terus menitikkan air mata saat mengakui dan menunjukkan sejumlah barang bukti

Pengedar Sabu Menitikkan Air Mata saat Ditangkap Polisi
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Jon Kero menitikkan air mata saat menunjukkan barang bukti penyalahgunaan narkotika jenis sabusabu di Mapolres Simalungun, Minggu (7/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Seorang sopir angkot, Junika alias Jon Kero (37) terus menitikkan air mata saat mengakui dan menunjukkan sejumlah barang bukti penyalahgunaan narkotika.

Ia diamankan dan telah dejebloskan ke sel tahanan Mapolres Simalungun, Minggu (7/1/2018)

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan menjelaskan, Jon Kero merupakan warga Kabanjahe. Jon Kero berdomisili di Jalan Naromonda Gang Dame No 34, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur.

"Jon Kero warga Siantar kami amankan dalam penyalahgunaan narkotika, diduga jenis sabusabu. Ia seorang sopir. Pernah melarikan diri (DPO) saat penangkapan tersangka Feriman Tampubolon," jelas AKBP Marudut Liberty Panjaitan.

Baca: JR Saragih: Masyarakat Jangan Terpancing Isu SARA

Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Manaek S Ritonga menerangkan, Jon Kero diciduk pada Sabtu (6/1/2017) sekitar pukul 23.00 WIB. Pihaknya mendapat informasi bahwasa DPO, Jan Kero sedang berada di sekitaran Gang Dame, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar.

Lanjut Manaek S Ritonga, ia memaparkan, saat penyelidikan, pelapor dan saksi berangkat ke TKP dan melakukan penyelidikan. Kemudian pelapor dan saksi mendapati serang laki-laki dewasa yang serupa dengan ciri ciri DPO di lorong rumah. Pelapor dan saksi mengamankannya dan membawanya ke tempat yang terang.

"Selanjutnya pelapor dan saksi memerintahkan Jan Kero untuk mengeluarkan isi kantongnya dan diperlihatkan kepada pelapor dan saksi. Alhasil, isi kantongnya barang bukti sebungkus plastik klip yang diduga berisikan narkotika jenis sabu dan uang Rp.190 ribu," jrlas Manaek S Ritonga.

Pencarian barang bukti tak berhenti di Jan Kero, petugas Polres Simalungun kemudian memanggil Kepala Lingkungan untuk mendampingi melakukan pencarian barang bukti lainnya di sekitar lorong rumah.

"Saat pencarian lagi, kami menemukan sejumlah barang bukti di sela dinding dapur rumah abang tersangka. Dan selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan. Dia dibawa ke mako Satnarkoba Polres Simalungun untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Manaek S Ritonga.

Adapun rincian barang bukti, yakni, sebungkus plastik klip kecil yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, sebungkus kotak rokok merk Surya yang dilakban warna putih yang berisi tujuh bungkus plastik klip.

Diduga berisi narkotika jenis sabu, sebungkus plastik klip berisikan pil ekstasi, satu kaca pirex bekas bakar dibalut kertas.

Tiga plastik klip kosong, sebungkus kertas yang berisikan satu timbangan, satu sol asinan warna putih, satu gunting, dua pipet.

Satu plastik klip besar berisi plastik klip kecil kosong, satu sekop terbuat dari pipet, uang tunai Rp 190 ribu dan satu handphone merk Mito warna hitam.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help